BANTENLINE.COM PANDEGLANG — Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) tingkat Kecamatan Mandalawangi tahun 2026 menghadirkan momen penting bagi pergerakan pemuda. Di sela-sela khidmatnya jalannya upacara, perwakilan dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Forum Komunikasi Pemuda Mandalawangi (FKPM), Karang Taruna, dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tingkat kecamatan menggelar pertemuan rembuk bersama, Rabu (28/10/2026).
Pertemuan strategis ini membuahkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi lintas organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. Tujuannya satu: bahu-membahu membangun, mengawal, serta mengawasi kemajuan berbagai sektor pembangunan di wilayah Kecamatan Mandalawangi agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ketua perwakilan organisasi yang hadir sepakat bahwa tantangan zaman saat ini, mulai dari pemberdayaan ekonomi pemuda, pengentasan pengangguran, hingga pengawasan program sosial-pembangunan, tidak bisa diselesaikan secara parsial. Kolaborasi yang erat antarpemuda menjadi kunci utama.
“Sumpah Pemuda bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bahwa kekuatan terbesar bangsa ini ada pada persatuan para pemuda. Hari ini, kami di Mandalawangi menegaskan kembali komitmen untuk meleburkan ego sektoral demi mengawal kemajuan kecamatan kita tercinta,” ujar Rizki Setiawan Ketua FKPM usai kegiatan rembuk
Senada dengan itu Ahmad Sopian selaku ketua Karang Taruna akan menyiapkan nota kesepakatan atau Fakta Integritas perihal pengelolaan Sampah dan lain-lain.
“Kalau kita sudah sepakat maka saya tinggal buat Nota kesepakatan kita undang pihak-pihak lain agar kemajuan di Mandalawangi dapat kita ciptakan, kita undang yang lain misalnya MBG dalam hal pengelolaan SDM di Mandalawangi,” kata Ovan.
Melalui komitmen bersama ini, empat pilar kepemudaan dan penggerak masyarakat di Mandalawangi tersebut berencana merumuskan sejumlah langkah strategis kedepan, di antaranya:
Pengawasan Partisipatif: Berperan aktif sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah kecamatan dalam memantau jalannya program pembangunan dqn infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat baik program strategis pemerintah seperti MBG, Kopdes dan lain-lain.
Penguatan Ekonomi & Kreativitas Pemuda: Mendorong kolaborasi program pelatihan kerja, UMKM, dan pemanfaatan potensi lokal Mandalawangi agar pemuda lebih mandiri secara ekonomi.
Kamtibmas & Ketahanan Sosial: Bersama lintas Organ dan elemen masyarakat, menjaga kondusivitas wilayah serta meredam potensi konflik sosial melalui pendekatan dialogis dan kebersamaan.
Aksi Nyata Berkelanjutan: Mengadakan kegiatan sosial dan bakti masyarakat secara berkala yang melibatkan kader dari keempat organisasi, serta aktif dalam kegiatan bersama yang dilakukan di lingkungan kecamatan baik PHBI mqupun PHBN.
Pemerintah Kecamatan Mandalawangi menyambut baik dan mengapresiasi langkah progresif yang diambil oleh GP Ansor, FKPM, Karang Taruna, and KNPI ini. Sinergi antara pemerintah dan elemen pemuda diyakini akan menjadi akselerator utama dalam mewujudkan Mandalawangi yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Dengan momentum Hari Sumpah Pemuda tahun 2026 ini, semangat gotong royong pemuda Mandalawangi diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi wilayah-wilayah lain dalam membangun daerah berbasis kolaborasi nyata.






