BANTENLINE.COM – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk terus memperkuat sinergi antara industri baja nasional dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna membangun ekosistem industri yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing.
Langkah tersebut mengemuka dalam pertemuan Direktur Utama Krakatau Steel, Willgo Zainar dengan Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Wamen UMKM), Helvi Yuni Moraza. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk menjajaki peluang kolaborasi dan kemitraan yang saling menguntungkan antara industri baja dan pelaku UMKM.
Melalui kolaborasi tersebut, UMKM diharapkan dapat mengambil peran lebih luas dalam rantai pasok industri baja nasional. Selain membuka peluang usaha baru, kemitraan ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas, kualitas produk, serta daya saing pelaku UMKM.
Sinergi antara industri besar dan UMKM dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat struktur ekonomi nasional. Keterlibatan UMKM dalam rantai pasok industri dapat menciptakan nilai tambah, memperluas akses pasar, serta membuka peluang pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Krakatau Steel juga menegaskan pentingnya membangun ekosistem industri yang tidak hanya berorientasi pada penguatan sektor manufaktur, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan menjadi bagian dari pertumbuhan industri nasional.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat keterhubungan antara industri baja dan UMKM, sekaligus mendukung terciptanya perekonomian Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Sumber: Akun Instagram Krakatau Steel, @krakatausteel.






