Rabu, 29 Juli 2026
Kabupaten Serang

Ratusan Bangkai Ayam Di Kecamatan Pontang Kabupaten Serang, Buat Masyarakat Resah

Bantenline.com, Serang – Sejumlah bangkai ayam di aliran irigasi Kecamatan Pontang Kabupaten Serang membuat masyarakat resah, bangkai ayam itu diperkirakan ratusan ekor yang diduga sengaja di buang oleh pemiliknya.

Aldi Firdaus salah satu masyarakat Kecamatan Pontang mengatakan bahwa keberadaan bangkai ayam itu diketahui warga sejak dua pekan belakangan.

Tidak ada yang tahu siapa pelaku pembuang bangkai ayam tersebut. Namun lanjut Aldi, banyak warga yang mengeluhkan keberadaan bangkai ayam itu.

Ini menimbulkan aroma tak sedap hingga menyengat hidung.

“Itu kan jalan utama warga yang dilintasi setiap hari, nah aliran sungai irigasi itu tepat di samping jalan, makanya banyak warga yang mengeluhkan bau tak sedap yang bersumber dari bangkai ayam itu,” ujar Aldi kepada awak media, Sabtu, (29/3/2025).

Baca Juga:  KMPP Soroti Dugaan Keterlibatan Legislator Kabupaten Serang dalam Proyek Jasa Konsultan

Masih Aldi, Sejak pertama kali ditemukan pada dua pekan lalu, hingga saat ini masih belum ada tindakan dari pemerintah atau pihak terkait.

Dirinya menilai, penemuan ratusan bangkai ayam yang berada di aliran sungai itu termasuk dalam kategori pencemaran lingkungan.

Maka dari itu, kata Dia, dirinya meminta kepada pihak terkait agar menelusuri siapa pelaku pembuang bangkai ayam tersebut.

Baca Juga:  KMPP Soroti Dugaan Keterlibatan Legislator Kabupaten Serang dalam Proyek Jasa Konsultan

“Mencemari lingkungan itu, itu aliran air buat mengaliri sawah warga. Bahkan ada yang mencuci di situ,” katanya.

Sementara warga lainnya, Saefullah menuturkan, dengan adanya penemuan bangkai ayam di aliran sungai tersebut dikhawatirkan menimbulkan penyakit terhadap warga.

Sebab, kata Dia, selain menimbulkan aroma tak sedap, bangkai ayam itu juga menimbulkan lalat liar yang mengganggu masyarakat.

“Memang itu jauh dari pemukiman warga, tetapi itu kan sering dilintasi warga, terus banyak petani juga yang beristirahat di tempat itu,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan