Sabtu, 18 Juli 2026
Nasional

Gelar Charity Gala Wonderful Indonesia, Kemenpar dan Komib Ajak Pelajar dan Pemuda Tuangkan Ide Kreatif

JAKARTA, BANTENLINE.COM – Kementerian Pariwisata bersama Yayasan Karya Pelajar Mengabdi Bangsa (KOMIB) berkolaborasi menggelar acara Charity Gala Wonderful Indonesia, Santunan dan doa Bersama 500 pelajar yatim piatu se-Jabodetabek, di Gedung Sapta Pesona Jakarta Pusat, Minggu 23/03/25.

Kolaborasi ini menjadi wadah pelajar dan pemuda untuk menyalurkan misi dan visi guna memajukan bangsa Indonesia.

“Ketua Bina Rohani Islam (Rohis) Kementerian Pariwisata, Reza Pahlevi, mengatakan Komib bekerja sama dengan Kemenpar dan juga beberapa lembaga lainnya baik dari pemerintah maupun dinas, dan para donatur menyalurkan bantuan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebanyak 500 paket. Tentu kita dari Kemenpar sangat mengapresiasi kegiatan ini, sangat mendukung dan juga kita terus berpartisipasi, mensupport kegiatan ini.

Baca Juga:  Arif Nurbani Dorong Konsep 35 Kecamatan, 35 Mesin Ekonomi untuk Pandeglang

Reza mengapresiasi ide Komib yang berinisiatif mewadahi ide dan kreativitas pelajar. Ia berharap, kolaborasi ini akan mampu memajukan sektor pariwisata Indonesia.

Kemenpar dan Komib Gelar Charity Gala Wonderful Indonesia
Kemenpar dan Komib Gelar Charity Gala Wonderful Indonesia

“Karena ini kegiatan ini juga aktif dalam mengkampanyekan hal-hal yang terkait juga dengan pariwisata seperti soal tadi, mereka juga ada inovasi-inovasi dalam hal penanganan sampah termasuk juga tentu sampah-sampah di destinasi pariwisata. Kemudian tentu dengan kegiatan sosial, ini terkait dengan kegiatan kami juga di Bina Rohis yaitu rupa santunan kepada anak-anak yatim,” paparnya.

Baca Juga:  Mengenal Fauzan Fadel Muhammad: Profesional Muda dengan Pengalaman Lintas Sektor

Sebagai informasi, Yayasan Karya Pelajar Mengabdi Bangsa (KOMIB) merupakan sebuah wadah penghubung bagi anak-anak bangsa, organisasi, sekolah dan perusahaan dalam melaksanakan program bersama untuk membangun bangsa.

Melalui Yayasan Komib, para anggota maupun relawan berani mengekspresikan dan mengimplementasikan ide, gagasan atau kemampuan hingga menghasilkan sebuah karya yang bernilai.

Hal ini untuk mempersiapkan penerus bangsa dan rakyat Indonesia dalam menyongsong Visi Indonesia Emas di tahun 2045.(***)

Tinggalkan Balasan