
BANTENLINE.COM, SERANG KOTA – Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN SMH Banten menggelar Webinar bertajuk “Pengembangan Kreativitas Pendidikan Dalam Pemanfaatan Al Abad 21 yang Penuh Makna,” pada Senin (26/06/2023).
Terkait hal itu, webinar Jurusan PGMI dilaksanakan secara daring melalui telekonferensi Zoom kali ini menghadirkan Khaeroni sebagai moderator, serta narasumber Co Founder Pakarpedia.com Ardian Awaludin dan dihadiri ratusan peserta meliputi dosen, guru dan mahasiswa dari berbagai instansi.
Webinar tersebut dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Nana Jumhana mengatakan “agar mahasiswa memaksimalkan keilmuan yang didapat dari sesi webinar ini”,.
Fithri Meiliawati selaku sekretaris jurusan memberikan paparan mengenai webinar pendidikan pengembangan kreativitas pendidikan dalam pemanfaatan AI abad 21.
“Kegiatan AI kita kenal sebagai kecerdasan buatan yang mana istilah ini sudah tidak asing apalagi di Era teknologi pada saat ini, sudah menjadi kunci pada abad 21,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, masih banyak sebagian orang yang kurang memahami Chat gpt dan cara mengelola canva dalam berbagai macam seperti power point, editan vidio, pamflet. Maka dari itu, diperlukan webinar ini untuk menambah ilmu pengetahuan dan teknologi yang selalu berdampingan di dalam hidup kita, dan dengan adanya teknologi yang sangat canggih ini dapat membantu serta memudahkan kita dalam ranah pendidikan.
Co Founder Pakarpedia.com Ardian Awaluddin yang menjadi narasumber pada acara tersebut menyampaikan bahwa AI tidak bisa menggantikan guru, tetapi bisa menjadi mitra yang kuat. Guru memberikan kecerdasan emosional, inspirasi, dan interaksi manusia yang tak ternilai, sementara Al dapat memberikan bantuan dalam analisis data, personalisasi pembelajaran, dan memberikan umpan balik yang cepat. Bersama-sama, guru dan AI dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang luar biasa.
“Tantangan AI diantaranya aksesibilitas teknologi keterampilan pengajar, privasi dan keamanan data, bias dan ketidakadilan, kerugian interaksi manusia.
Dan berikut contoh beberapa tools AI yang dapat digunakan yaitu: chatGPT, tome, pictory, conker, canva, dan bard,” ucapnya.
Selain itu, ia juga mengatakan mengenai praktek penggunaan chat GPT untuk pembelajaran yang dapat digunakan diantaranya membuat pertanyaan dan jawaban interaktif, membuat latihan interaktif, bimbingan dan penjelasan, pembuatan konten pembelajaran : PPT, asisten pribadi atau tutor virtual, membuat modul latihan, pembuatan cerita interaktif, membuat rangkuman materi, membuat paragraf, membuat umpan balik otomatis, pembelajaran bahasa asing, mengerjakan soal matematika, pèmberian panduan dan saran, membuat puisi, prosa, membuat struktur buku, membuat ide konten pembelajaran, membuat tips dan trik, membuat contoh kasus tertentu, memmbuat langkah-langkah atau proses, membuat contoh perintah [prompt].
Untuk diketahui dalam sesi webinar tersebut peserta langsung mengaplikasikan secara online dengan bimbingan pemateri yang sangat mudah dipahami. (Red/Danil)





