Jakarta, 28 Mei 2026 — Ketua Umum DPP PMN, Kiki Fauzi, menegaskan pentingnya keberadaan Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai bentuk komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menegakkan nilai-nilai HAM di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan usai kegiatan pemotongan hewan kurban di Sekretariat DPP PMN yang beralamat di Jalan Mangga Besar IV E No. 12A RT 07 RW 02, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.
Dalam wawancara bersama wartawan, Kiki Fauzi menanggapi pernyataan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea terkait wacana pembubaran Kementerian HAM.
“Kita tidak boleh ada pihak yang ingin membubarkan Kementerian HAM. Ini bukti bahwa Presiden Prabowo peduli terhadap HAM. Indonesia memiliki banyak suku, budaya, dan agama, sehingga penegakan HAM sangat penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Kiki Fauzi.
Menurutnya, kritik terhadap pemerintah sah dilakukan dalam negara demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar kritik disampaikan secara konstruktif dan tidak menimbulkan narasi yang dapat memecah belah masyarakat.
“Kritik boleh, tetapi jangan sedikit-sedikit mengusulkan pembubaran kementerian. Banyak pekerja di sana dan keberadaan Kementerian HAM sangat bermanfaat agar masyarakat memiliki tempat yang jelas untuk melapor terkait persoalan HAM,” lanjutnya.
Kiki Fauzi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan bangsa dan mendukung program-program pemerintah demi kemajuan Indonesia.
“Sudahlah, jangan membuat narasi yang memperkeruh keadaan. Mari kita bersatu, fokus bagaimana Indonesia maju, menjaga persatuan bangsa, serta menyampaikan narasi positif untuk negara ini,” tutupnya.
Sekretariat DPP PMN: Jl. Mangga Besar IV E No. 12A RT 07 RW 02 Kel. Tamansari, Kec. Tamansari, Jakarta Barat






