Jumat, 24 Juli 2026
Kabupaten Serang

Konsisten Cetak Generasi Qur’ani, MUI Apresiasi Bupati Serang

BANTENLINE.COM, SERANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serang memberikan apresiasi kepada Bupati Serang Ratu Tau Chasanah yang senantiasa mendukung atau mengembangkan Tilawatul Qur’an bagi santri dan santriwati melalui perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya.

Kali ini, MTQ ke 52 tingkat Kabupaten Serang rencananya akan diselenggarakan di Anyer pada tanggal 25 hingga 28 maret mendatang.

Ketua MUI Kabupaten Serang, KH.TB.A.Khudori Yusuf mengatakan, konsistensi Pemkab Serang dalam mencetak generasi qurani melalui pagelaran rutinan setiap tahun sangat efektif di tengah-tengah zaman yang semakin modern.

“Pemkab Serang sangat luar biasa dibawah pimpinan Ibu Bupati Tatu Chasanah ini, terlebih perhatiannya dalam bidang keagaman, kami sangat mengapresiasi,” ujar KH. TB. A. Khudori Yusuf yang juga sebagai Rois Syuriah PCNU Kab, Serang kepada wartawan, Sabtu (19/3/2022).

Baca Juga:  KMPP Soroti Dugaan Keterlibatan Legislator Kabupaten Serang dalam Proyek Jasa Konsultan

Khudori menegaskan, untuk mencetak generasi religius di kabupaten Serang proses untuk memberikan edukasi serta pendampingannya ada pada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).

“LPTQ bukan hanya lembaga yang berkonsentrasi pada kegiatan musabaqah saja. Tetapi, harus menjadi lembaga yang menaungi semua kegiatan pembelajaran Al-Qur’an,” tegasnya.

Dikatakan Khudori, LPTQ memiliki kewajiban memasyarakatkan Al-quran melalui upaya peningkatan kemampuan membaca, memahami, dan juga mengamalkan ajaran serta nilai-nilai yang terkandung dalam Al-quran untuk diamalkan pada kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  KMPP Soroti Dugaan Keterlibatan Legislator Kabupaten Serang dalam Proyek Jasa Konsultan

“LPTQ harus dapat kembali membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-quran, ini penting, karena agama tetap menjadi tonggak dalam kehidupan kita bermasyarakat,”

Lebih lanjut, Khudori menyampaikan, agar dapat mewujudkan kesemuanya LPTQ harus membuka kemitraan dengan lembaga pendidikan Pondok Pesantren, MUI, Nahdlatul Ulama, serta Jamiyyatul Qurra wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama.

“Sinergitas pada setiap lembaga harus segera dibangun agar semua program yang ada dapt terealisasikan. Khususnya dalam mencetak generasi Qur’ani,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan