BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Plus Darul Huda Cikoneng kembali melaksanakan salah satu program unggulan tahunannya, yakni Pendidikan Praktik Bermasyarakat (P2B). Kegiatan yang bersifat wajib bagi seluruh siswa kelas XI ini resmi dimulai pada tanggal 13 hingga 23 April 2026.
Selama 10 hari penuh, para santri akan menetap dan berbaur dengan warga untuk mengaplikasikan ilmu agama dan sosial yang telah mereka pelajari di bangku madrasah. Meski masih dalam tahap dasar, program ini diharapkan menjadi jembatan nyata antara teori sekolah dengan realitas kehidupan sosial.
Sebaran Lokasi Kegiatan
Untuk efektivitas program, peserta dibagi ke dalam 5 kelompok yang tersebar di wilayah strategis di Kecamatan Mandalawangi dan sekitarnya, meliputi:
- Desa Pandat
- Desa Cikoneng
- Desa Nembol
- Desa Sirnagalih
- Desa Mandalawangi
Membentuk Kemandirian Santri
Ketua Pelaksana P2B, Sumarna, S.S, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah pembentukan karakter dan mentalitas siswa. Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan jauh lebih berharga daripada sekadar teori di dalam kelas.
”Kami berharap anak-anak terdidik untuk lebih mandiri dan aktif dalam setiap kegiatan di masyarakat. Targetnya, mereka tidak lagi merasa kaget atau canggung saat nanti benar-benar terjun secara permanen ke tengah masyarakat setelah lulus,” ujar Sumarna. (20/04/2026)
Program Unggulan Madrasah
P2B telah lama menjadi ciri khas MAS Plus Darul Huda Cikoneng. Melalui program ini, para siswa diajak untuk belajar menjadi imam salat, mengisi pengajian, membantu pelajar gingkat SD/MI dalam PBB dan upacara bendera, mengajar, membantu kegiatan sosial, hingga mengelola administrasi keagamaan di tingkat desa. Hal ini mempertegas posisi MAS Plus Darul Huda Cikoneng sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga kemanfaatan sosial (khidmah masyarakat).

Kegiatan ini dipantau langsung oleh para pembimbing untuk memastikan para santri tetap menjalankan koridor etika dan mampu memberikan kontribusi positif bagi warga di lokasi penempatan masing-masing.
Ditempat berbeda E. Arief Syamsiar, S.Sy (Wakik Kepala Bidang Kesiswaan) mewakili lembaga Darul Huda Cikoneng mengapresiasi kegiatan ini sebagai ajang pembentukan Mental.
“Saya Apresiasi semuanya terkait P2B inj, ini menjadi momentum awal murid madrasah untuk belajar percaya diri dan membentuk Mental yang siap sedia dengan terarah bagaimana belajar aktif

sehingga nanti ilmu yang di dapat akan sangat bermanfaat untuk diaplikasikan di masyarakatnya kelak dan kami akan jadikan ini sebagai program rutin dengan tempat dan pencapaian yang berbeda.” Tutup Arief.






