Senin, 25 Mei 2026
Kabupaten Serang

PCNU Kabupaten Serang Gelar Konsolidasi di Zona 3, Gus Robi : Syekh Nawawi Bukan Sekedar Tokoh Internasional

BANTENLINE.COM SERANG, – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Serang, KH Muhammad Robi Ulfi Zaini Thohir, menegaskan bahwa Syekh Nawawi Al-Bantani bukan sekadar tokoh internasional di Haramain. Menurutnya, ulama besar asal Tanara, Banten, yang wafat di Mekkah itu adalah salah satu peletak dasar pemikiran Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) yang kemudian dihidupkan melalui Nahdlatul Ulama (NU) oleh murid-muridnya dan generasi sesudahnya.

“Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari sangat menghormati warisan keilmuan Syekh Nawawi, yang menjadi pilar dalam bangunan ideologis NU hingga saat ini,” ujar pria yang akrab disapa Gus Robi tersebut saat Silaturahim dan Konsolidasi Kader Penggerak NU Zona 3 di Pondok Pesantren Manba’ul Huda, Sanding, Petir, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (27/7/2025).

Acara ini dihadiri sekitar 150 kader NU dari berbagai wilayah, termasuk Petir, Bandung, Cikeusal, Pamarayan, Baros, dan Tunjung Teja.

Meneladani Jejak Ulama

Pengasuh Ponpes Moderat At-Thohiriyah Pelamunan itu juga menyampaikan bahwa di tanah Petir ini, Allah menakdirkan kehadiran seorang ulama besar, KH Abdul Kabier, yang merupakan murid langsung dari Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari.

“Beliau bukan hanya menjadi pengamal setia Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), tetapi juga mendirikan Pondok Pesantren Nur El-Falah Kubang, sebagai pusat pendidikan Islam dan kaderisasi ulama di wilayah Serang dan Banten secara luas,” terangnya.

Oleh karena itu, Gus Robi melanjutkan, kader NU wajib meneladani dua tokoh tersebut. Syekh Nawawi dengan keluasan ilmunya, ketekunannya dalam menulis, dan perjuangannya menanamkan nilai-nilai Aswaja. Sementara KH Abdul Kabier dengan semangatnya membumikan ajaran itu dalam pendidikan dan masyarakat, hingga membentuk generasi santri yang militan dan penuh adab.

Road show yang digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Serang bersama Tim Instruktur Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Nahdlatul Ulama (PDPKPNU) ini menjadi ajang penting untuk konsolidasi. Acara yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 17.00 WIB ini diawali dengan istigasah, lantunan yel-yel Kader NU, pembukaan resmi, Gema Kalam Ilahi, serta lagu “Indonesia Raya” dan mars “Yaa Lal Wathon”.

Berbagai sambutan juga disampaikan, termasuk dari Camat Petir, perwakilan MWCNU Petir, dan Ketua PCNU Kabupaten Serang.

Pengarahan puncak diberikan oleh Tim Instruktur PDPKPNU Kabupaten Serang untuk membekali para kader.

“Kita warisi sanad itu. Kita teruskan risalah itu. Bukan hanya dengan bangga mengenang, tetapi dengan sungguh-sungguh mengamalkan. Konsolidasi kader ini adalah bagian dari upaya itu, agar NU tidak sekadar besar dalam jumlah, tetapi kuat dalam gerakan dan dampak sosial.

Mari kita rapatkan barisan, luruskan niat, dan teguhkan khidmat. Bersama NU, kita rawat tradisi. Bersama kader penggerak, kita bangun peradaban,” pungkas Gus Robi.

Acara ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) MWCNU Petir, yang menjadi forum strategis untuk merumuskan program kerja ke depan. Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan memperkuat barisan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Serang, khususnya di Zona 3.

Kontributor : IMD

Tinggalkan Balasan