BANTENLINE.COM PANDEGLANG— Pawai obor telah menjadi tradisi yang dilakukan umat muslim pada 1 Muharram. Tak jarang sejarah dan makna pawai obor 1 Muharram seakan menjadi tradisi yang tidak pernah terlewatkan oleh muslim tanah air.
1 Muharram merupakan hari pertama dalam kalender Islam. Tanggal tersebut juga menandai pergantian tahun baru Islam.
Di Indonesia momen tersebut disambut dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah pawai obor yang dilaksanakan pada 1 Muharram.
Hal ini dilakukan pula oleh sejumlah pelajar dan masyarakat yang terdiri dari anak-anak, remaja dan juga orang tua setelah sebelumnya menggelar doa bersama di lapangan, selanjutnya mereka berjejer menggunakan obor bambu dengan semarak melantunkan sholawat nabi besar Muhammad SAW. (27/06/2025)
Ditemui seusai acara Euis Sulinawati, S.Pd., yang merupakan kepala Lembaga pendidikan (PAUD Al Iqro) selaku konseptor acara menyampaikan bahwa merasa terpanggil dalam memeriahkan tahun baru islam yang memang rutin di adakan.
“kami juga merasa terpanggil untuk memeriahkan tahun baru 1447 H seperti tahun-tahun sebelumnya, Karena melalui acara pawai obor ini bisa mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menyebarkan semangat positif di tengah lingkungan kp Cilimus luhur, terlebih kebanyakan dari mereka anak-anak yang memang harus sejak dini di ajarkan pemahaman terkait tradisi-tradisi islam, kami hitung ada 99 Orang yang memeriahkan acara ini. Kata Euis yang juga merupakan pemudi potensial di Cilimusluhur.
Di tempat yang sama Entu Suraah, S.Pd., juga Kepala lembaga Pendidikan (TPQ At Toyibah) Selalu Memberikan Semangat dan dorongan Untuk Kegiatan Ini Supaya Bisa Berjalan dengan lancar.
“Kami orang tua cukup mendoakan yang terbaik, dan mudah-mudahan tahun depan lebih banyak lagi” tambahnya.
Hadir dalam acara Nurul Hikmah, S.Pd (TBM Nurul Nabahah), Siti Alwiyah (MDTA At Toyyibah) Andreanyah, S.IP, Tati Rahmawati, S.Pd, Ahmad Gunadi, S.Pd., dan Dika Herlina, S.Hum., yang merupakan beberapa tenaga pendidik di lembaga pendidikan (Mts At Toyyibah Curuglemo) dan juga E Arief Syamsiar S.Sy memimpin pasukan paling depan.
Antusiaspun tak dapat di hindari para pelajar dan tenaga pendidik MTs At-Toyyibah, MDTA At-Toyyibah , dan TPQ At-Toyyibah, PAUD AL-IQRA, Ikatan Pemuda Cilimusluhur dan para senior serta donatur yang ada di Kampung Cilimus luhur begitu luar biasa sehingga acara ini bisa berjalan dengan lancar meskipun dengan persiapan yang memang dalam jangka waktu yang begitu singkat.
Hidup bukan tentang seberapa lama kita berjalan, tetapi seberapa ikhlas langkah kita dalam mencari ridha Ilahi
Jadikan setiap awal tahun sebagai titik tolak untuk memperbaiki diri, bukan hanya memperbarui resolusi.






