Lebak, BANTENLINE.COM – Bulan Ramadan yang penuh berkah disambut dengan antusias oleh SDN 2 Bintangresmi, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak melalui peluncuran program LIGHT (Learning, Inspiration, Guidance, Hope, and Tolerance). Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam pendidikan, sekaligus membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia di tengah suasana yang penuh kegembiraan.
Kepala SDN 2 Bintangresmi, Nurbeti, S.Pd., memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan warga sekolah yang telah terlibat dalam program tersebut. Menurutnya, LIGHT merupakan langkah penting dalam mendidik siswa dengan keseimbangan antara pengetahuan duniawi dan spiritual, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi individu yang beriman dan berbudi pekerti luhur.
“Melalui program ini, kami berusaha membimbing siswa dengan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya mengembangkan kecerdasan akademis, tetapi juga membentuk jiwa yang penuh keimanan dan akhlak yang baik,” ujar Nurbeti.
Berlokasi di jalan utama penghubung Lebak dan Bogor, SDN 2 Bintangresmi menegaskan komitmennya untuk menerapkan pendekatan pendidikan holistik, yang menggabungkan aspek akademik dan spiritual dalam kegiatan sehari-hari. Jumat, 7 Maret 2025.
Evi Rahmawati, S.Pd.I., Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah tersebut, berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan spiritual dan sosial siswa.
“Program ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk tidak hanya mempelajari nilai agama, tetapi juga menikmati berbagai kegiatan yang menyenangkan. Kami berharap, kegiatan ini akan membentuk pribadi siswa yang tidak hanya cerdas tetapi juga berbudi pekerti luhur,” ujarnya.
Program LIGHT akan berlangsung selama bulan Ramadan, dari 6 hingga 20 Maret 2025, dengan tema ‘Membangun Karakter, Meningkatkan Iman di Bulan Ramadan’. Berbagai kegiatan menarik akan dilaksanakan, antara lain: salat duha, tadarus Al-Qur’an, shalawat bersama, tausyiah, hafalan doa-doa, kisah inspiratif, dan permainan interaktif. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman spiritual yang mendalam, sambil tetap menghadirkan keseruan bagi siswa.
Pipit Piharsih, S.Pd., selaku panitia pelaksana mengatakan bahwa program ini tidak hanya fokus pada pengajaran agama, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa.
“Antusiasme siswa sangat tinggi dalam mengikuti program ini. Dengan dukungan penuh dari seluruh pihak sekolah dan orang tua, kami berharap program ini bisa memberi dampak positif yang berkelanjutan dalam perkembangan akademik dan sosial siswa,” ujar Pipit.
Dengan beragam kegiatan yang mengedepankan nilai kebersamaan, iman, dan akhlak mulia, program LIGHT diharapkan dapat menjadi wadah yang mendukung siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, beriman, dan berbudi pekerti luhur.*






