Kamis, 21 Mei 2026
Opini

Pengaruh Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Pengaruh Pembelajaran Daring

Proses belajar mengajar dengan menggunakan teknologi internet untuk mengirimkan berbagai hal yang dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan merupakan pengertian dari pembelajaran daring itu sendiri yang sekarang dirasakan oleh para pelajar dan pengajar di sebabkan wabah virus corona yang semakin bertambah.

Wabah corona yang sedak marak-maraknya di seluruh dunia saat ini. Corona virus itu sendiri adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Covid-19 adalah penyakit jenis baru yang belum pernah di dentifikasi sebelumnya pada manusia.

Tanda dan gejala umum infeksi Covid-19 antara lain gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk, dan sesak napas. Masa inkubasi rata-rata 5-6 hari dengan masa inkubasi terpanjang 14 hari. Pada tanggal 30 Januari WHO telah menetapkan sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia.

Baca Juga:  KNPI BANTEN : Tidak boleh ada Oknum Kriminalisasi serta Dukung Dinas ESDM Banten dan PT BBI, Jangan Hambat Pengusaha Lokal yang Legal agar APBD Banten Meningkat untuk masyarakat sejahtera

Dengan adanya virus Covid-19 di Indonesia saat ini berdampak sangat besar bagi seluruh masyarakat. Penyebaran virus corona ini pada awalnya sangat berdampak pada dunia ekonomi yang mulai lemah, tetapi kini dampaknya di rasakan juga oleh dunia pendidikan.

Dampak pandemi Covid-19 pada tahun 2020 ini di Indonesia mulai merabah dunia pendidikan, pemerintah pusat hingga daerah memberikan kebijakan untuk meliburkan sementara seluruh lembaga pendidikan. Hal ini di lakukan sebagai upaya mencegah meluasnya penularan virus corona.

Baca Juga:  Sejarah Berdirinya Dewan Pengurus Pusat Persatuan Moderat Nasional (DPP PMN)

Diharapkan dengan seluruh lembaga pendidikan tidak melaksanakan aktivitas seperti biasanya. Hal ini dapat meminimalisir menyebarnya penyakit Covid-19 ini.

Pasca pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia yang kemudian pertengahan Maret 2020 untuk menekankan angka penderita Covid-19, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah menghasilkan kebijakan dalam dunia pendidikan yaitu meniadakan sementara pembelajaran tatap muka di ganti dengan pembelajaran online baik tingkat sekolah maupun tingkat perguruan tinggi.

Penulis : Saffa Muthia Rachman

Tinggalkan Balasan