Selasa, 21 April 2026
Kabupaten Serang

Warga Cerukcuk, Tanara Keluhkan Genangan Air Comberan, Diduga Disumbat Oknum PNS

BANTENLINE.COM, SERANG – Warga masyarakat kampung cerukcuk, desa laban cerukcuk, kecamatan Tanara, kabupaten Serang mengeluhkan dengan adanya air comberan atau dranaise yang disumbat oleh salah seorang pemilik bangunan rumah disekitar drainase yakni saudara Asmari (39) dan istrinya Lilis (38) diduga merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Akibat sumbatan itu, air comberan tersebut meluber ke jalan utama serta pemukiman warga Rt. 03, 04, dan 05 kampung cerukcuk.

Sapri, salah satu warga yang terdampak akibat penyumbatan drainase menyebutkan, sejak tahun 2019 lalu kondisi drainase sudah dilakukan penyumbatan oleh saudara Asmari dan Lilis diduga melakukan pendangkalan serta penumpukan sampah yang mengakibatkan bau tak sedap hingga menimbulkan penyakit menular.

“Padahal sudah dimusyawarahkan dengan baik-baik kalau gorong-gorong ini mau dinormalisasi karena kerap kali terjadi genangan. Itu mengganggu aktivitas warga,” ungkapnya, Senin (28/3/2022).

Sapri berharap, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Laban Cerukcuk bisa memberikan solusi agar tidak terjadi genangan akibat comberan akibat tertumpuk sampah hingga menghambat aliran air dari hulu ke hilir.

“Saya berharap pihak desa dalam hal ini kepala desa bisa memberikan solusi untuk pembangunan drainase, supaya warga tidak mengeluhkan adanya genangan air comberan itu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Laban Cerukcuk, Mujibi mengatakan, pihak pemdes saat ini telah mengupayakan untuk dilakukan normalisasi drainase agar tidak menimbulkan genangan air comberan yang menghambat aktivitas warga.

“Ini perlu dinormalisasi, supaya warga saya aman serta sehat terhindar dari penyakit yang ditimbulkan dari genangan air comberan,” tegasnya

Rencananya, lanjut Mujibi, akan segera dilakukan pembangunan pada tahun ini demi kemaslahatan masyarakat cerukcuk.

“Ya Insya Allah segera lah tahun ini akan dibangun,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan