BANTENLINE.COM, SERANG – Korps PMII Putri (KOPRI) Rayon Syariah UIN SMH Banten memperingati hari perjuangan perempuan International Women Day (IWD) di Aula PWNU, (11/3).
Setiap tanggal 8 Maret adalah alarm untuk merefleksi perjuangan perempuan yang melawan, kata Wina Setiawati Ketua KOPRI PMII Kota Serang.
“IWD merupakan bentuk refleksi perjuangan perempuan sebagai bentuk manusia, maka sudah waktunya segala bentuk permasalahan hari ini selesai karna persoalan kemanusiaan,” ujarnya kepada bantenline.com
Perempuan baik laki-laki, lanjut Wina, yang di lahirkan di dunia pada dasarnya sama.
“segala bentuk bias, Stereotip, diskriminasi, harus di hapuskan karena pada dasarnya setiap manusia yang dilahirkan di dunia mempunyai kesempatan yang sama,” ujarnya.
Ketua KOPRI PMII Rayon Syariah Rohati menuturkan, memperingati hari perempuan ini sudah dua hari sedari tanggal 10-11 Maret, hari pertama di kemas dengan kegiatan perlombaan yang turut di ikuti oleh kader PMII di bawah naungan Komisariat UIN Banten.
“dan terakhir seminar IWD,” tuturnya.
Wajib bagi KOPRI Syariah, tegas yang biasa disapa Ati, untuk mengingat-ingat dan merefleksi perjalanan IWD.
“Iternational women day adalah acara wajib bagi kopri, yang sejatinya kopri adalah jembatan & tonggak perjuangan kesetaraan gender, sosial, politik, maupun budaya bagi masyarakat terkhusus kaum perempuan,” tegasnya.
Senada dengan Ati, Ketua PMII Rayon Syariah Syahril, menyampaikan feminisme bukanlah perjuangan emansipasi perempuan di hadapan laki- laki saja, tapi gerakan perubahan untuk sebuah kesetaraan gender, sosial, politik dan budaya akibat dominasi, eksploitasi, serta represi dari sistem yang tidak adil.
“Kopri akan selalu menjadai tokoh penting dalam perjuangan kesetaraan gender,” tutup
Kontributor: Sahril
Editor : Saeful Anwar






