BANTENLINE.COM, LEBAK – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Lebak menggelar tasyakuran bakti sosial dan doa bersama dalam rangka memperingati hari lahir PMII yang ke 62 Tahun, di Majelis Bait El-Harokah Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Minggu (17/4) sore.
Ketua PC PMII Lebak, Bayu Maldini menekankan, bahwa agar para kader PMII senantisa menjungjung tinggi nilai pergerakan dalam upaya meningkatkan dan mengembangkan PMII di Kabupaten Lebak.
“saya sangat optimis bahwa PMII akan menjadi organisasi yang lebih besar kedepannya, bahkan perhari ini saja, banyak kader yang sudah berkiprah diberbagai bidang seperti menulis buku, menjadi duta pariwisata, pendidikan dan lainnya,” ungkap Bayu.
Selain itu, Bayu juga berpesan, bahwa semua itu tidak akan bermakna dan berhasil jika Nilai-Nilai pergerakan tidak dipegang dengan teguh.
Kemudian, Kabag Kesra Kabupaten Lebak, Iyan Fitriana pada sambutannya menjelaskan, bahwa di Lebak bahkan diseluruh Indonesia pasti akan selalu ada persoalan dan permasalahan, baik di bidang politik, hukum, ekonomi, pendidikan dan budaya.
“Tetapi PMII jangan menjadi manusia yang menyerah dan mengumpat keadaan dengan penuh persoalan,” pesan Iyan.
Selanjutnya, Iyan Menyitir dari pandangan Kong Fu Tsu, bahwa jadilah kita (PMII) lilin kecil dari pada terus mengumpat keadaan, kata Iyan, di harlah ke 62 Tahun ini, PMII harus menjadi lilin yang memberikan solusi atas segala persoalan bangsa.
“PMII harus terus menyerukan dan mengajak masyarakat kepada jalan Tuhan, katanya, menunjukan ud’u ilaa sabiili rabbika bil hikmah wal mau’idhzatil hasanah, namun dengan jalan yang penuh hikmah dan suri tauladan yang baik,” ungkap Iyan.
Ketua Ikatan Alumni PMII Lebak, Sehabudin mengungkapkan, bahwa kiprah PMII sejak berdirinya sangatlah besar terhadap bangsa dan negara termasuk di Kabupaten Lebak.
“Di PMII itu diajarkan bagaimana kita menjaga negara dan bangsa, salah satunya adalah kader PMII diberiakan pemahaman bahwa berislam tidak harus bertentangan dengan negara, pun sebaliknya bernegara tidak berhadapan dengan agama, artinya agama dan negara saling ada keterkaitan yang kuat,” tutur Sehabudin.
Sehabudin juga berharap agar kader PMII harus terus meningkataknan kualitas dirinaya, karena tantangan kedepan membutuhkan kader yang mempunyai kemampuan dan keahlian khusus.
Kegiatan ini juga dihadiri Komisariat dan Rayon se Kabupaten Lebak dan diikuti sekitar 100 Kader dan alumni PMII Lebak.
Kontributor: Aep Budiman






