Sabtu, 18 April 2026
PendidikanSerang Kota

PP Al-Fathaniyah Gelar Khatmil Qur’an Angkatan Ke-50

BANTENLINE.COM, SERANG – Pondok pesantren Al-fathaniyah menggelar tasyakuran khatmil Qur’an angkatan ke-50 di Majelis Pondok Pesantren Al-fathaniyah Tengkele, Kota Serang Banten pada Sabtu yang lalu (26/03/2022).

Menurut Adha Mubarak selaku ketua pelaksana Tasyakuran Khatmil Qur’an ke-50 Pondok Pesantren Al-Fathaniyah. Tasyakuran Khatmil Qur’an ini diikuti oleh 33 Santri yang diantaranya 6 Santri Santriwan dan 27 santriwati.

“Harapan besar saya semoga mamang dan bibi santri yang mengikuti tasyakuran ini, menjadi generasi Qur’ani sesuai yang dicita-citakan lembaga pesantren dan tentunya harapan besar bagi kedua orang tua yang tidak bosan-bosan mendukung penuh dalam perjalanan proses panjang ini,” pungkasnya.

Dalam acara ini, Saifun, Pengasuh PP Al-Fathaniyah, memberikan petuah agar santri terus mau belajar dalam memperdalam dan mengamalkan ilmu Al-Quran.

“Wahai anak muda sekalian, sekalipun kalian sudah mengkhatamkan Al-Qur’an itu hanya dari ayat satu ke ayat yang terkahir. Belum berarti kalian ini sempurna dalam membaca Al-Qur’an. Maka, teruslah belajar dan belajar sekaligus terus tahsin Al-Qur’an”. Ujarnya

Baca Juga:  Reflesikan hari paskah, GBI Eliezar ajak PMI Kabupaten Serang gelar donor darah di depan Aula Gereja

Saifun juga meminta dan berharap agar para pengajar senantiasa untuk sabar dalam mengajarkan Al-Quran kepada santri-santri nya. Karena menurutnya kesabaran untuk mengajarkan ilmu Al-Quran akan diganjar pahala yang begitu berlimpah oleh Allah SWT.

Disamping itu, Saifun menjelaskan bahwa termasuk orang-orang terbaiklah bagi siapa saja yang mempelajari dan mengajari Al-Qur’an.

“Maka dari itu, kepada seluruh walisantri berbangga hatilah punya anak yang sudah mengkhatamkan Al-Qur’an sekalipun bacaannya masih terbata-bata, akan tetapi paling tidak sudah mampu mengkhatamkan Al-Qur’an,” imbuhnya

Semakin kita terus ngaji semakin kita ini merasa bodoh, jelas inilah nilai-nilai yang terkandung dari ilmu.

Baca Juga:  PPI Kecamatan Mandalawangi Gelar Diklatsar I, diikuti Ratusan Pelajar berbakat

“Wajar saja ketika Rasulullah Saw mengatakan bahwa ‘utlubul ilma minal mahdi ilal lahdi’ tidak ada batasannya, akan tetapi insyaallah, semakin kita mempelajari ilmu semakin mudah kita menjalankan ibadah,” tutup Saifun yang juga menjabat sebagai Ketua Aliansi Santri, Warga dan Jawara (Aswaja) Banten.

Dalam sambutannya Sahari mahfudz sebagai lurah Pondok menegaskan bahwa menjadi seorang santri harus bangga dan percaya diri serta mampu menjalankan tugas-tugas sebagai santri, diantaranya ngaji Al-Qur’an hingga khatam dan tentunya ini bukan akhir dari proses belajar sebagai santri.

Dirinya berharap semoga agenda sakral Khatmil Qur’an Kelima Puluh ini menjadi ladang keberkahan bagi semua yang hadir untuk mensukseskan tasyakuran ini, tentunya membawa keberkahan baik didunia terlebih diakhirat kelak. (Taufik Hidayat At-tanari)

Tinggalkan Balasan