JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan MODERAT Nasional (DPP PMN), Kiki Fauzi, dengan tegas menyatakan dukungan kepada Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyikapi berkembangnya pemberitaan mengenai dugaan pengalihan isu penyadapan ilegal menjadi isu Dasco sebagai calon wakil presiden.
Menurut Kiki Fauzi, pernyataan Dasco yang menyebut isu tersebut sebagai hoaks harus menjadi perhatian publik. Jangan sampai ruang demokrasi justru dipenuhi spekulasi, fitnah, dan penggiringan opini yang berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap para pemimpin bangsa.
“Kami tidak akan tinggal diam jika ada upaya membangun persepsi seolah-olah Pak Dasco sedang berhadap-hadapan dengan Presiden Prabowo Subianto. Jangan adu domba! Jangan ciptakan konflik politik yang tidak perlu!” tegas Kiki Fauzi.
JANGAN BENTURKAN DASCO DENGAN PRABOWO!
PMN menilai Sufmi Dasco Ahmad dan Presiden Prabowo Subianto tidak seharusnya diposisikan sebagai dua tokoh yang saling bersaing atau berseberangan.
Keduanya memiliki peran strategis dalam kehidupan politik dan ketatanegaraan Indonesia. Perbedaan posisi, tanggung jawab, maupun dinamika pemberitaan tidak boleh dijadikan bahan untuk membangun narasi permusuhan.
“Pak Prabowo adalah Presiden Republik Indonesia. Pak Dasco memiliki tanggung jawab politik dan kenegaraan sebagai pimpinan DPR RI. Jangan kemudian keduanya dibenturkan melalui isu Cawapres, seolah-olah ada perebutan kekuasaan. Itu cara berpikir politik yang tidak sehat,” ujar Kiki.
PMN menegaskan bahwa stabilitas pemerintahan dan soliditas para pemimpin nasional harus dijaga. Jangan sampai kepentingan kelompok tertentu justru mengorbankan persatuan dan agenda besar pemerintahan.
JANGAN BIARKAN HOAKS MENJADI SENJATA POLITIK!
Kiki Fauzi juga mengingatkan bahwa isu penyadapan ilegal merupakan persoalan serius yang tidak boleh ditenggelamkan oleh spekulasi politik.
Jika memang terdapat dugaan pelanggaran hukum, maka harus ditangani melalui mekanisme hukum dan pembuktian yang transparan, bukan melalui rumor dan opini yang belum terverifikasi.
“Kalau ada persoalan penyadapan ilegal, ungkap secara terang benderang. Kalau ada bukti, bawa ke jalur hukum. Jangan justru mengalihkan perhatian masyarakat dengan isu-isu politik yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya.
PMN meminta seluruh pihak, termasuk para pengamat dan pelaku komunikasi politik, agar tidak sembarangan membangun narasi yang dapat memecah soliditas pemerintahan.
PMN TEGAS: KAWAL PEMERINTAHAN, JANGAN GORENG KONFLIK!
DPP PMN menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus menjaga iklim demokrasi yang sehat.
Dukungan terhadap pemerintahan bukan berarti menutup mata terhadap persoalan. Namun kritik harus berdasarkan fakta, bukan rekayasa opini. Begitu pula pembelaan terhadap seorang tokoh harus dilakukan secara objektif dan bertanggung jawab.
“Jangan jadikan Pak Dasco sebagai sasaran penggiringan opini. Jangan pula jadikan nama Pak Prabowo sebagai alat untuk membenturkan sesama pemimpin bangsa. Indonesia membutuhkan persatuan, bukan drama politik yang sengaja dipelihara!”
Kiki Fauzi menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa PMN akan terus mengawal pemerintahan secara kritis, konstruktif, dan bertanggung jawab.
DASCO DAN PRABOWO JANGAN DIADU DOMBA!
JAGA SOLIDITAS, JAGA STABILITAS, KAWAL PEMERINTAHAN UNTUK INDONESIA!
Tutur Kiki Fauzi (Ketua Umum)
DPP Persatuan MODERAT Nasional (PMN) di kantor DPP. PMN: Jl. Mangga Besar IV E no 12a RT 07 RW 02 Kel Tamansari Kec Tamansari Jakarta Barat






