BANTENLINE.COM, JAKARTA – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan industri baja nasional. Kali ini, Krakatau Steel menjajaki penguatan sinergi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) guna mengoptimalkan investasi serta meningkatkan daya saing industri baja dalam negeri.
Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan antara jajaran Krakatau Steel dengan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Todotua Pasaribu. Pertemuan ini menjadi momentum untuk membuka peluang kolaborasi strategis, khususnya dalam memperkuat industri baja nasional dan mendorong optimalisasi investasi.
Melalui pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan, mulai dari pemenuhan kebutuhan baja dalam negeri, pengembangan investasi, hingga peningkatan nilai tambah industri nasional.
Krakatau Steel menilai sinergi antara kebijakan investasi pemerintah dan kebutuhan sektor industri menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat fondasi industri baja nasional.
Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mengoptimalkan kapasitas dan potensi perusahaan, memperluas peluang investasi serta kemitraan bisnis, sekaligus memperkuat posisi industri baja Indonesia di tengah persaingan global.
Di sisi lain, penguatan industri baja nasional memiliki peran penting dalam mendukung agenda hilirisasi dan substitusi impor. Dengan kapasitas industri yang semakin optimal, kebutuhan baja dalam negeri diharapkan dapat dipenuhi secara lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Krakatau Steel menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.
Sinergi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya mempercepat hilirisasi, meningkatkan daya saing, serta mewujudkan industri baja nasional yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.
Sumber: Instagram resmi @krakatau.steel






