Sabtu, 26 September 2026
Nasional

Ajang Inovasi Kendaraan Listrik & Robot Terbang 2026, ITNY Sabet Prestasi

BANTENLINE, YOGYAKARTA – Mahasiswa Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui bidang teknologi robotika dan kendaraan listrik. Pada September 2026, mahasiswa ITNY berhasil menunjukkan kiprahnya dalam dua kompetisi bergengsi, yaitu Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026 dan Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) XIV Tahun 2026.

Dalam ajang KMLI XIV Tahun 2026, Speeder Team ITNY berhasil meraih Juara 1 Kategori Daya Tanjak dan Juara 2 Kategori Percepatan. Sementara itu, Mavericks Drone Team ITNY berhasil melaju hingga babak perdelapan final KRTI 2026 pada Divisi Vertical Take-Off and Landing (VTOL) dan menempati posisi runner-up grup.

Kedua capaian tersebut menjadi bukti komitmen mahasiswa ITNY dalam mengembangkan inovasi teknologi sekaligus mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Melalui kompetisi tingkat nasional, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menguji kemampuan, mengembangkan kreativitas, serta menghasilkan inovasi di bidang teknologi.

Speeder Team ITNY Raih Dua Gelar Juara di KMLI XIV Tahun 2026

Prestasi membanggakan diraih Speeder Team ITNY dalam ajang Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) XIV Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 21–25 September 2026 di Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), Bandung, Jawa Barat.

Dalam kompetisi tersebut, Speeder Team ITNY berhasil meraih Juara 1 Kategori Daya Tanjak dan Juara 2 Kategori Percepatan melalui kendaraan listrik bernama Speeder EV 4.

KMLI merupakan ajang kompetisi kendaraan listrik bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi ini menjadi wadah untuk mengembangkan inovasi, kreativitas, dan kemampuan teknis mahasiswa dalam bidang kendaraan listrik, sekaligus mendukung pengembangan teknologi transportasi ramah lingkungan dan transisi energi.

KMLI XIV Tahun 2026 mempertandingkan enam kategori, yaitu Desain, Percepatan, Pengereman, Slalom, Daya Tanjak, dan Endurance. Setiap kategori memberikan tantangan tersendiri bagi peserta untuk menunjukkan performa dan keandalan kendaraan listrik yang dikembangkan.

Keberhasilan Speeder EV 4 meraih dua gelar juara tidak terlepas dari persiapan dan kerja keras tim. Persiapan dilakukan selama kurang lebih tiga hingga empat bulan, mulai dari pengembangan kendaraan, penyempurnaan komponen, hingga pengujian untuk memastikan kendaraan mampu bersaing dalam kompetisi.

Baca Juga:  KNPI BANTEN BELA WAGUB: Jangan Hakimi Pejabat dari Isu yang Belum Terbukti

Speeder Team ITNY terdiri atas lima mahasiswa dalam tim inti, yaitu Ali Ibrahim Thamrin (2100230009), Nofaldi (2100230001), Amat Riki Efendi (2100230045), Hendrikus Milianus Egho (3100210018), dan Zainul Arifin (3100240014).

Keberhasilan tim inti juga didukung oleh tim pendukung yang terlibat dalam proses persiapan dan pelaksanaan kompetisi. Mereka adalah Wahyu Lessy (2100240016), Eigidius Danu Pangestu (2100230032), Muhammad Firdaus (2100230006), Wildan Sholikhan (210023005), Khairul Mahbubi (2100230036), Yohanes Paro (2100240010), Aziz Iman Nur Faiz (2100230042), Rifai Abdul Aziz (3100250021), Syifa Dwi Rahma (3100250026), Jhesicca P. H. Reke (3100250001), dan Kezia A. P. Situmorang (3100250025).

Tim Speeder ITNY dibimbing oleh Dandung Rudy Hartana, S.T., M.Eng., yang mendampingi mahasiswa dalam proses pengembangan kendaraan listrik hingga mengikuti kompetisi tingkat nasional.

Mavericks Drone Team ITNY Melaju hingga Perdelapan Final KRTI 2026

Selain prestasi di bidang kendaraan listrik, mahasiswa ITNY juga menunjukkan kiprahnya dalam Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026. Mavericks Drone Team ITNY berhasil melaju hingga babak perdelapan final pada Divisi Vertical Take-Off and Landing (VTOL) dan meraih posisi runner-up grup.

KRTI 2026 berlangsung pada 20–26 September 2026 di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Kompetisi ini menjadi ajang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menguji kemampuan dalam merancang, membangun, dan mengoperasikan pesawat udara tanpa awak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV).

Keberhasilan Mavericks Drone Team ITNY menembus tingkat nasional diraih setelah tim mengikuti seleksi regional pada 14 Agustus 2026. Pencapaian hingga babak perdelapan final menjadi hasil dari persiapan panjang yang dilakukan selama kurang lebih satu tahun.

Dalam kompetisi tersebut, langkah tim ITNY harus terhenti di babak perdelapan final sehingga belum berhasil melaju ke perempat final. Meski demikian, keberhasilan menjadi runner-up grup merupakan pencapaian yang patut diapresiasi, terlebih tim harus menghadapi berbagai hambatan selama kompetisi berlangsung.

Baca Juga:  Keren Jurus Pendekar Mentri Agus Bersihkan Lapas Se-Indonesia, Ombudsman RI Sidak Lapas Cibinong Rusuh

Mavericks Drone Team ITNY diperkuat oleh lima mahasiswa, yaitu Erlangga Pradana Kurniawan (3100240009), Bayu Rifki Saputra (3100240024), Berman Samalei (3100240021), Nanda Ramadhani (3100230008), dan Adzka Alfawwaz (3000230005). Tim ini dibimbing oleh Kurniawan, S.T., M.T.

Keikutsertaan dalam KRTI menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang teknologi drone, mulai dari perancangan wahana, pemrograman, pengujian, hingga pengoperasian robot terbang. Pada Divisi VTOL, mahasiswa ditantang untuk mengembangkan teknologi pesawat tanpa awak yang mampu menjalankan misi penerbangan sesuai dengan ketentuan kompetisi.

Dorong Inovasi Teknologi untuk Kebermanfaatan Masyarakat

Dosen pembimbing Mavericks Drone Team ITNY, Kurniawan, S.T., M.T., berharap pengalaman mengikuti KRTI dapat semakin memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus mendorong pengembangan teknologi drone di lingkungan ITNY.

“Harapannya, mahasiswa dapat terus mengembangkan keilmuan dan teknologi drone, tidak hanya untuk kompetisi, tetapi juga untuk menghasilkan inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, melalui pencapaian Speeder Team ITNY di KMLI XIV Tahun 2026, pengembangan kendaraan listrik diharapkan dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi performa, efisiensi energi, maupun sistem keselamatan. Pengalaman kompetisi juga menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi pada ajang berikutnya.

Dua capaian tersebut memperlihatkan semangat mahasiswa ITNY dalam mengembangkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan, mulai dari robotika dan pesawat tanpa awak hingga kendaraan listrik ramah lingkungan.

ITNY terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan inovasi, berkompetisi, dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam karya nyata. Prestasi di KRTI dan KMLI 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus berkarya serta menghasilkan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan