Rabu, 3 Juni 2026
Kabupaten LebakPendidikan

Tingkatkan Kualitas & Kompetensi Guru Quran, Al-Qudwah Gelar Pelatihan MSGQ

LEBAK, BANTENLINE – Sebanyak 40 guru Qur’an dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti kegiatan Pelatihan Metodologi dan Sertifikasi Guru Qur’an (MSGQ) yang diselenggarakan di Gedung SMPT Al-Qudwah, Lantai II, Kalanganyar Kabupaten Lebak, yang berlangsung selama 2 hari, 11–12 Juni 2025.

Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Direktur Pendidikan dan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Qudwah, KH. Samson Rahman, Tim Perumus Ilman wa Ruuhan, Perumus Tim trimer BP2Q JSIT, Pengurus BP2Q  Wilayah Banten, Ketua Biro Mutu Quran dan BPI beserta jajaran guru quran dari setiap perwakilan lembaga, baik jenjang RA/TK-SD-SMP-SMA dan Boarding School di lingkungan Sekolah Terpadu Al-Qudwah.

Imron Iskandar, selaku Ketua Biro Mutu Qur’an dan BPI, dalam arahannya mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan Qur’an di lingkungan Al-Qudwah.

Baca Juga:  Pansus LKPJ 2025, Fraksi PKS Lebak Pastikan Program Pemerintah Tepat Guna & Tepat Sasaran

“MSGQ ini bukan hanya sekadar pelatihan teknis, tetapi juga upaya membangun ruh dan nilai dalam pembelajaran Qur’an, menggabungkan aspek kognitif dan spiritual yang seimbang. Harapan kami, setelah pelatihan ini, para guru mampu menghadirkan pembelajaran Qur’an yang lebih bermakna dan berdampak dalam kehidupan siswa,” ujarnya.

Imron juga menambahkan bahwa dengan adanya sertifikasi, diharapkan standar pengajaran Qur’an dapat lebih terukur dan terintegrasi dengan kurikulum berbasis nilai.

“Dengan pelatihan dan sertifikasi ini, kita ingin memastikan bahwa setiap guru Qur’an memiliki kompetensi yang terstandar, baik dari sisi metodologi maupun nilai-nilai ruhiyah yang harus ditanamkan kepada peserta didik,” tambahnya.

Pelatihan MSGQ ini menjadi langkah awal dari rangkaian program peningkatan kualitas guru Qur’an yang akan terus dikembangkan di masa mendatang oleh BPI dan Biro Mutu Qur’an.

Baca Juga:  KNPI BANTEN : Tidak boleh ada Oknum Kriminalisasi serta Dukung Dinas ESDM Banten dan PT BBI, Jangan Hambat Pengusaha Lokal yang Legal agar APBD Banten Meningkat untuk masyarakat sejahtera

Sementara menurut KH. Samson Rahman, dirinya secara pribadi mengapresiasi kegiatan upgrading tersebut, karena mendidik guru Quran adalah pekerjaan mulia. Dengan peningkatan kualitas metode dan pemahaman tajwid, para guru dapat lebih efektif dalam membimbing santri dan siswa.

“Semoga kegiatan seperti ini rutin diadakan, karena Al-Qur’an tidak hanya diajarkan secara lisan, tapi harus ditanamkan dengan hati yang bersih dan ilmu yang benar,” ujar KH. Samson Rahman.

Kegiatan upgrading guru Quran ini bukan sekadar pelatihan teknis, tapi merupakan bagian dari jihad ilmiah. Seorang guru Quran harus terus belajar dan memperbaiki diri agar pantas menjadi perantara Kalamullah kepada umat, ini menjadi jalan turunnya keberkahan dan lahirnya generasi Qurani yang tangguh.

Tinggalkan Balasan