Kamis, 16 April 2026
Kabupaten Tangerang

Lewat Kerajinan Bambu, Kabupaten Tangerang Masuk 4 Besar UNESCO Creative Cities Network 2025

KABUPATEN TANGERANG, BANTENLINE – Produk kerajinan bambu khas Kabupaten Tangerang berhasil menembus empat besar dalam nominasi UNESCO Creative Cities Network (UCCN) tahun 2025.

Usulan ini secara resmi diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) sebagai bagian dari upaya untuk memperkenalkan produk ekonomi kreatif, khususnya kerajinan bambu, ke kancah internasional.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, menyatakan bahwa program UCCN ini merupakan langkah strategis untuk mengangkat produk kerajinan lokal, salah satunya topi bambu, yang telah menjadi ciri khas daerah tersebut.

“Topi bambu adalah salah satu produk unggulan Kabupaten Tangerang yang kami perjuangkan agar bisa dikenal di level internasional,” ujar Ujang saat rapat lanjutan di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Senin (30/9/2024).

Baca Juga:  PMI Kabupaten Tangerang Bagikan Air Mineral & Masker ke Pemudik

Selain Kabupaten Tangerang, tiga daerah lain yang juga masuk dalam empat besar nominasi UCCN adalah Kabupaten Ponorogo, Kota Malang, dan Kota Makassar.

Saat ini, Pemkab Tangerang melalui berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sedang melakukan persiapan intensif untuk melengkapi pemberkasan yang diperlukan dalam tahap seleksi akhir.

“Pada tahap ini, kami tengah mempersiapkan data yang diminta oleh panitia seleksi nasional dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Proses pengumpulan dan penyempurnaan data ini sangat penting untuk memperkuat dossier yang diajukan,” jelas Ujang.

Baca Juga:  Sengketa Lahan Kampung Dukuh, Majelis Hakim Vonis Bebas Ahli Waris

Ujang menambahkan, pihaknya berharap dukungan dari perangkat daerah serta masyarakat agar Kabupaten Tangerang berhasil menjadi bagian dari jaringan Kota Kreatif UNESCO pada tahun 2025.

Dengan demikian, potensi lokal, khususnya kerajinan bambu, dapat lebih dikenal secara global.

“Kami optimis dengan dukungan yang ada, Kabupaten Tangerang akan mampu memenuhi persyaratan yang dibutuhkan dan menjadi salah satu kota kreatif yang diakui UNESCO, sehingga potensi kita bisa semakin bersinar di tingkat internasional,” pungkasnya.

Melalui pencapaian ini, Kabupaten Tangerang diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan memperkuat sektor ekonomi kreatif di masa mendatang. (***)

Tinggalkan Balasan