Kamis, 21 Mei 2026
Kabupaten PandeglangPolitik

Mahpud MD Hadiri Holakoh Kebangsaan, Jama’ah Sambut Dengan Antusias

BANTENLINE.COM PANDEGLANG— Acara Halakoh Kebangsaan bersama Prof Mahfud MD di Malnu pusat Menes Pandeglang Banten diantusiasi santri dan para alim ulama dan para guru Malnu Pusat Menes. (01/12/2023)

Acara Halakoh Kebangsaan di pusat pendidikan Menes Pandeglang disambung ribuan jemaah, diantaranya alim ulama yang representasi pertiap kecamatan oleh tokoh agama, masyarakat, santriawan santriawati dan jemaah lainnya.

Acara tersebut diantaranya, Rano Karno selaku mantan Gubernur Banten, Abah KH. Hamdi Ma’ani selalu ketua umum PB MALNU Pusat Menes, abah KH Ishak sebagai ketua perguruan, serta para guru yang dinaungi Mallnu Pusat Menes ikut menghadirinya, KH Aman Syairi ketua Tanfiziah Nahdlatul Ulama Pandeglang, dan tamu undangan lainnya.

Baca Juga:  Ansor Kota Serang: Pengeroyokan Bukan Hal Biasa, Segera Tangani

Dikatakan oleh H. A Sahal Mahfud selaku penanggung jawab acara halakoh kebangsaan menyanpaikan, bahwa acara ini yang dihadiri oleh Menkopolhukam Prof Mahfud Md, sangat mendapat pencerahan bagi para jemaah dan tamu undangan.

Bukan hanya sebatas hadir semata acara ini, tapi mengedukasikan bagi para jemaah hadir soal privasi kebangsaan. Ucapannya

KH. Hamdi Ma’ani selaku ketum PB Malnu menyampaikan bahwa datangnya pak Mahfud ke Malnu Pusatenes tidak lain bersilaturahim dengan para jamaah sekalian, dan tamu undangan lainnya memberikan motivasi terhadap kita semua di acara halakoh kebangsaan ini.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Gandeng GP Ansor Kota Serang Perluas Perlindungan Pekerja Informal

Masih Dikatakan Abah Hamdi, berdirinya bangsa ini tidak lepas dari para ulama, santri dan para pemuda. Maka, alim ulama selalu didepan mempertahankan bangsa ini dan menjadi tameng, Pengungkapannya.

Mentri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia (Menkopolhukam) saat tausiah halakoh kebangsaan Prof Mahfud MD mengatakan, “Ulama adalah pewaris bangsa ini yang sudah memperjuangkan kemerdekaan dan mengusir para penjajah salah satunya bersama para santri dan pemuda yang. Maka, hari ini pemuda pemudi harus sadar betul atas sejarah yang lalu soal bangsa ini.” Ucapnya .

Tinggalkan Balasan