Jumat, 17 Juli 2026
Serang Kota

HMJ MPI UIN Banten Gelar Ngopii Jilid II, Marjuki : Maba Harus Tahu Peran dan Fungsinya

Dokumentasi HMJ MPI Saat Gelar Ngopii Bersama di Pelataran Kampus. (Dok. Sumber. HMJMPI)

BANTENLINE.COM, Serang Kota – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN SMH Banten menggelar diskusi Ngobrol Penuh Ilmu dan Inspirasi (NGOPII) jilid II bersama mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) dan terkhusus mahasiswa Barunya, Juma’at (01/09/2023).

Acara tersebut bertujuan agar ruang-ruang diskusi di lini kampus terus eksis, juga menjalankan kehidupan sebagai mahasiswa yang mempunyai peran dan fungsinya. Apalagi mahasiswa adalah generasi muda untuk membawa perubahan kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Muhamad Marjuki, selaku ketua HMJ MPI menyampaikan sebelum berdiskusi lebih jauh mendiskusikan isu hangat yang ada di kampus, masyarakat dan negara, ada yang paling utama yang harus diketahui oleh mahasiswa yakni harus memahami apa itu peran dan fungsi mahasiswa di lingkungan kampus dan masyarakat terlebih dahulu. Karena hal itu berkaitan dengan mahasiswa jurusan MPI dan juga mahasiswa lainnya.

Baca Juga:  Semangat "One Nation", Ajang Perdana Indonesian-American Games Gebrak Chicago

“Sebelumnya kami berdiskusi berbicara masyarakat dan negara, namun di lain sisi mahasiswa dan mahasiswi baru belum mengetahui peran dan fungsi dirinya yang memiliki gelar sebagai mahasiswa,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Dedi Setiawan Wapresma UIN BANTEN menuturkan bahwa mahasiswa adalah aset yang sangat berharga bagi negara, karena memang memiliki peran dan fungsi yang sangat luar biasa.

“Pada dasarnya, mahasiswa memiliki lima peran dalam masyarakat di antaranya ialah agent of change, iron stock, penjaga nilai, kekuatan moral, dan sebagai pengontrol dalam kehidupan sosial di masyarakat,” tuturnya dedi.

Baca Juga:  Keluarga Sebagai Madrasah Utama; Fraksi PKS Lebak Beberkan 4 Pilar Raperda Ketahanan Keluarga

Salah satu mahasiswi bertanya, Latifatu Syifa pada diskusi NGOPII ini, Bagaimana ketika mahasiswa yang introvert atau yang tidak berkontribusi untuk masyarakat tidak bisa di katakan mahasiswa sebenarnya?


Pria yang akrab di sapa Uky dan juga menjabat Ketua HMJ MPI menanggaapi pertanyaan tersebut, menurutnya hal yang pertama ialah “percaya diri dan kedua ialah kita dikatakan mahasiswa apabila kita belajar di perguruan tinggi sebagaimana definisi daripada mahasiswa itu sendiri”.

(Danil/Red)

Tinggalkan Balasan