Kamis, 21 Mei 2026
Kabupaten Serang

Gus Alvi: Pengabdian Kader Ansor Tidak Mengenal Batas Usia

BANTENLINE.COM, SERANG – Pengabdian kader Ansor idak memiliki batasan usia dan waktu. Seberapa pun tua usianya, jika masih memiliki kekuatan, dalam diri kader Ansor tidak boleh ada kata berhenti maupun pensiun untuk mengabdi.

demikian sambutan Ketua PC Ansor Kabupaten Serang pada Harlah GP ANSOR ke 88 yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Terpadu Bismillah Paderincang, Kab Serang, Kamis (28/4/22).

”Salah satu kunci berkhidmat tanpa batas itu adalah mengabdi atas dasar keikhlasan karena Allah SWT. Termasuk mendekatkan diri kepada ulama, sebab ulama merupakan sosok yang selalu dekat kepada Allah SWT,” ujar Gus Alvi.

“Makanya ketika kita aktif di Ansor tak lain dan tak bukan tujuannya untuk menjadi santrinya Kyai Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama. Kita berkhidmat, mengabdi tanpa batas untuk mendekatkan diri kepada ulama yang selalu dekat dengan Allah,” sambungnya.

Gus Alvi mengajak seluruh kader Ansor Banser se-Kabupaten Serang untuk terus berproses tanpa batas di dalam organisasi. Sebab organisasi merupakan wadah belajar untuk mengembangkan pontensi yang ada, terutama dalam merumuskan program kerja dan menata organisasi. Apalagi banyak pemimpin yang lahir melalui proses di organisasi.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Gandeng GP Ansor Kota Serang Perluas Perlindungan Pekerja Informal

“Meskipun kita semua adalah pemimpin, jika tidak pernah berproses maka kita tidak akan pernah sukses memimpin,” lanjut Gus Alvi.

“Marilah kita berdoakepada Allah SWT, semoga pada momentum Harlah ke 88 tahun ini, GP Ansor tetap istiqomah, kuat dan tegak lurus dalam menjaga para Kyai dan NKRI tanpa merasa lelah,” tutup Gus Alvi.

Diwaktu yang dama Dewan Pembina GP Ansor Kabupaten Serang, Haerul Jaman mengatakan, bahwa peringatan Harlah tahun ini sebagai momentum kebangkitan organisasi, sekaligus meningkatkan loyalitas dan kecintaan kader terhadap ulama dan NKRI. Selain itu, sekaligus menjadi pengingat bahwa Gerakan Pemuda Ansor adalah elemen bangsa yang sangat penting dan di tunggu perannya oleh bangsa ini.

“Kita harapkan momentum peringatan Harlah ini dapat melahirkan kader-kader yang siap berkhidmat tanpa batas untuk organisai, ulama, dan NKRI. Terutama untuk pembangunan daerah,” ujar Haerul jaman.

Pada Sambutan lainnya Kiai M Robi Uzt atau Gus Robi ketua PCNU Kabupaten Serang menyampaikan, di usia ke-88 ini, kebangkitan GP Ansor ditandai dengan kemampuan organisasi untuk melebur dengan masyarakat dan menegakkan pondasi ajaran Islam, terutama Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdiah. Ansor merupakan organisasi banom dari Nahdhatul Ulama yang selalu mengutamakan toleransi, keadilan dalam membangun gerakan.

Baca Juga:  Wapres RI Gibran Rakabuming Raka Ucapkan Selamat Festival Ciomas Ngabring 2026

“Saya ini adalah alumni Gerakan Pemuda Ansor. Dan sampai detik ini saya selalu yakin bahwa masa depan NU adalah kader Ansor dan Banser. Maka tentu harus mampu menegakkan nilai-nilai keislaman dalam corak yang penuh kasih dan saya berharap kedepan GP Ansor Kabupaten Serang terus mengembangkan sayapnya di tengah hiruk pikuk heterogennya masyarakat Serang, tentu dengan peran-peran positif dan progresif” tutup Gus Robi.

Diketahui acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua PCNU Kabupaten Serang, KH. M. Roby, Dewan Penasehat GP Ansor Kabupaten Serang, H. TB Haerul Jaman, H. Wasit Aulawi Kasubag TU Kemenag Kabupaten Serang, Banom-banom serta Lembaga/lajnah di lingkungan PCNU Kabupaten Serang juga Pengurus serta Kader Ansor Banser Se-Kabupaten Serang.

Tinggalkan Balasan