Minggu, 10 Mei 2026
Kabupaten Pandeglang

Tujuh Tahun Tidak diperbaiki Pemkab, Warga Pandeglang Swadaya Perbaiki Jalan

BANTENLINE.COM, PANDEGLANG – Warga Pandeglang melakukan kegiatan gotong-royong perbaiki jalan yang menghubungkan dua kecamatan Cimanuk-Kaduhejo, Rabu (23/32022).

Gerakkan swadaya tersebut tergabung dari tiga Desa yaitu Desa Kadu Bungbang, Desa Bayu Mundu dan Desa Campaka yang terdiri dari dua kecamatan Cimanuk dan Kaduhejo.

Salah satu warga, Roup mengatakan gerakan tersebut merupakan murni dari masyarakat, karena menurutnya pemerintah setempat sudah tujuh tahun abai terhadap kondisi jalan yang sudah rusak parah. 

“Alhamdulillah perbaikan sudah berjalan dari bulan lalu, dan saat ini sudah 85% hampir beres, tapi masih saja tidak ada bantuan dari pihak berwajib, padahal jalan ini sudah mengenaskan kondisinya seja tujuh atahun lalu,” ungkap Rouf kepada wartawan.

Baca Juga:  Bekali Murid Terjun ke Masyarakat, MAS Plus Darul Huda Cikoneng Gelar P2B Selama 10 Hari

Tidak hanya itu, Rouf juga menyayangkan jalan di daerahnya tidak dimasukan pada program Jalan Pandeglang Mantap Betul (Jakamantul) Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

“Padahal saat ini Pemkab Pandeglang sedang menjalankan program Jakamantul, tapi disayangkan jalan yang menghubungkan 2 kecamatan ini malah tidak ada dalam data program itu,” katanya.

Selain itu, lham Mutakhir menjelaskan bahwa dalam membangun jalan tersebut, masyarakat dari tiga desa mengeluarkan materi dan tenaganya semaksimal mungkin.

“Sebetulnya pembangunan ini berat bagi kami, semua masyarakat harus mengeluarkan materi ataupun tenaga, tapi bagaimanapun kita harus memperbaiki jalan ini demi keselamatan kita bersama terutama bagi siswa yang sekolah di SMPN 2 Cimanuk,” ungkap Ilham.

Baca Juga:  Pondok Pesantren Nurul Hidayah Assidiqiah buka Santri Baru

Diketahui, pekerjaan jalan tersebut tidak hanya dilakukan oleh laki-laki atau bapak-bapak, tetapi seluruh elemen masyarakat dari Ibu-ibu bahkan anak kecil ikut membantu perbaikan jalan ini. Masyarakat berharap semoga pembangunan tersebut bisa selesai sebelum Ramadhan dan menjadi peringatan untuk pemangku kebijakan agar lebih memperhatikan masyarakat sepenuhnya tanpa tebang pilih. (*)

Tinggalkan Balasan