Senin, 25 Mei 2026
Kabupaten Lebak

Wujudkan Pendidikan Inklusif, SD Terpadu Al-Qudwah Tandatangani MoU Dengan SKHN 02

LEBAK, BANTENLINE – Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusi, telah dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara pihak SD Terpadu Al-Qudwah dan Sekolah Khusus Negeri (SKhN) 02 Lebak. Kegiatan ini berlangsung di ruang kepala sekolah, ditandai dengan penyerahan dokumen kesepakatan oleh kedua belah pihak.

Penandatanganan kesepakatan dihadiri Seluruh sekolah penyelenggara inklusif dari SD dan SMP, Kepala sekolah SKhN 01, 02, 03,  Pengawas SKh, serta Pokja inklusi Kabupaten Lebak pada Senin (17/6/2025).

Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung program pendidikan inklusi, khususnya dalam memberikan layanan pendidikan yang setara bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Kedua institusi sepakat untuk saling bersinergi dalam penyusunan kurikulum adaptif, pelatihan guru, hingga penyediaan sarana dan prasarana yang ramah disabilitas.

Baca Juga:  KNPI BANTEN : Tidak boleh ada Oknum Kriminalisasi serta Dukung Dinas ESDM Banten dan PT BBI, Jangan Hambat Pengusaha Lokal yang Legal agar APBD Banten Meningkat untuk masyarakat sejahtera

Wakil kepala sekolah Hubungan Masyarakat (Humas) Rt Rinny, menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi pendidikan inklusif yang berkelanjutan dan berdampak luas.

“Kami sangat antusias menyambut kemitraan ini. Semoga ke depannya lebih banyak peserta didik yang terbantu untuk berkembang sesuai potensinya,” ujar Rinny.

“Ini bagian dari ikhtiar kita untuk memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik di Kabupaten Lebak, khususnya Sekolah Terpadu Al-Qudwah,” tambahnya.

Baca Juga:  Ketua Kelatnas Sebut Lulusan ITNY Punya Karakter DNA Petarung, Tangguh, Disiplin & Tahan Tekanan

“Kolaborasi, sinergi dan kemitraan menjadi kunci keberhasilan dari sebuah pendidikan,” tutupnya.

Dalam apresiasinya, kepala SD Terpadu Al-Qudwah, Hj. Rusmi Andarwati mengatakan bahwa sebagai sekolah penyelenggara pendidikan inklusi Al Qudwah bersama beberapa siswa berkebutuhan khusus seperti tunarungu down syndrome dan kesulitan belajar dengan treatment khusus dibantu oleh guru pembimbing khusus dan kerjasama dengan orang tua, diperkuat dengan MOU bersama sekolah khusus.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang inklusif, mendukung, dan menghargai keberagaman, sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh anak bangsa.(*)

Tinggalkan Balasan