Lebak, BANTENLINE.COM – Yayasan Islam Qudwatul Ummah sukses menggelar acara Wisuda Al-Qur’an di Aula La Tansa Rangkasbitung Lebak pada Minggu (16/03/2025). Acara yang mengusung tema ‘Al-Qur’an di Hati, Semaikan Akhlak Rabbani’ ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai Qur’ani bagi kehidupan generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, para santri dari Pondok Pesantren, SMP dan SMA Terpadu Al-Qudwah yang telah menyelesaikan hafalan dan pembelajaran Al-Qur’an diberikan penghargaan atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam proses menghafal Al-Quran.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh H. Sanuji Pentamarta, Pendiri Yayasan Islam Qudwatul Ummah, H. Nurjaya, Ketua Yayasan Islam Qudwatul Ummah serta KH. Samson Rahman, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Qudwah. Turut hadir pula kepala Pondok dan Kepala Sekolah SMP-SMA Al-Qudwah beserta jajaran. Ketua Komite Sekolah, beserta segenap orang tua santri yang turut bangga atas pencapaian putra dan putrinya.
Sebanyak 131 santri/siswa-siswi Boarding, SMP dan SMA, di wisuda. Tentunya ini bukan akhir perjalanan, tetapi langkah awal untuk terus mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Islam Qudwatul Ummah, H. Nurjaya berpesan agar para wisudawan/i bisa menjadi generasi yang Rabanni, yang senantiasa menjaga hafalannya, menjadi keberkahan untuk semua keluarga besar Al-Qudwah.
“Khususnya orang tua yang hari ini putra putrinya di wisuda Quran, pemuda hari ini, pemimpin masa depan. Ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar, yaitu mengamalkan dan menjaga Kalamullah. Kami mengucapkan selamat kepada para santri yang telah menyelesaikan hafalan dan membaca Al-Qur’an dengan baik,” ucap H. Nurjaya dalam sambutannya.
“Semoga keberkahan selalu menyertai , dan semoga Al-Qur’an menjadi cahaya dalam hidup serta penolong di akhirat kelak. Kepada para orang tua jangan lelah untuk senantiasa menguatkan hafalan putra dan putrinya,” tambahnya.
Sementara itu menurut ketua pelaksana kegiatan, Ustadzah Poni Kusniati mengatakan bahwa pada momentum Ramadhan yang berbarengan dengan momen wisuda Al-Quran kali ini bisa menguatkan suasana spiritual untuk senantiasa melantukan dan membaca Al-Quran.
“Wisuda Al-Qur’an ini bukan sekedar seremonial, tetapi sebuah tonggak penting dalam perjalanan anak-anak kita menjadi generasi Qur’ani”, ujar Ustadzah Poni.
“Semoga ilmu yang telah mereka pelajari tidak hanya dihafal, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari bersama-sama menjaga cahaya Al-Qur’an tetap bersinar dalam hati, keluarga dan kebermanfatan di luar sekolah”, tegasnya.
Testimoni Dari Perwakilan Orang Tua
“Kami mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas bimbingan guru Takhasus, ustdz dan ustadzah, alhmdulillah ananda sudah menyelesaikan 17 juz”, ungkap perwakilan orang tua dari Muhammad Daffa Albana siswa SMA Al-Qudwah.
“Ayah bunda mari kita bersama-sama berjuang, ingin mewujudkan kebahagian dunia akhirat nanti. Banyak cerita perjuangan dalam proses menghafal Al-Quran, mari kita dukung ananda kita, menjadi bekal kelak di akhirat”, tambah perwakilan orang tua M. Rasyid Sidiq, siswa SMP.
Selain prosesi wisuda, acara turut dimeriahkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, tasmi Al-Quran juz 30, Syahril Quran, Launching Buku Kisah Motivasi Menghafal Al-Quran dari para santri, dan nasehat, doa sekaligus pengikat makna dari pimpinan pondok, KH. Samson Rahman, MA. Dalam kegiatan tersebut juga menggalang donasi untuk pembangunan Masjid La Tahzan, terhimpun kurang lebih 12 Juta Rupiah.(*)






