Minggu, 19 April 2026
Kabupaten PandeglangNasional

Disparbud Pandeglang Akan Kembangkan Kampung Tematik

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pandeglang bersama Imron Mulyana, dan Ineu saat mengunjungi lokasi di daerah Pandeglang.

BANTENLINE.COM, PANDEGLANG – Sebagai bentuk pengembangan Pariwisata, dan Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang menggagas konsep Kampung Tematik di tahun 2023.

Konsep Kampung Tematik ini bertujuan mengenalkan Ragam Potensi dan Pesona Produk Pandeglang dalam bentuk tematik, Menarik minat Investasi dengan cara yang mudah sesuai dengan potensi yang ditawarkan, dan Menjadi daya tarik pariwisata dengan adanya klaster-klaster secara tematik.

Kepala Disparbud Pandeglang Ibu Neneng Nuraeni mengatakan selain memudahkan dalam upaya pemasaran tentunya agar sebuah daerah dapat dikenali dari potensi produk unggulan dan keunikan serta ciri khasnya masing-masing juga mengangkat perekonomian berbasis pemberdayaan masyarakat. 

“Setiap daerah pasti memiliki keunikannya masing-masing sehingga memiliki daya tarik tersendiri yang menjadi pembeda antara daerah satu dengan lainnya atau disebut Unique Selling Point (USP),” katanya Neneng kepada media, Rabu 1 Februari 2023 di tempat Ekrafs.

Neneng juga menjelaskan maksud Kampung Tematik tersebur untuk Melaksanakan penyusunan dan pembentukan Kampung Tematik dengan konsep “One Village, One Product”, akan memberikan gambaran yang jelas tentang potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Pandeglang melalui Potensi yang dimiliki di setiap kampung. Dan Penetapan Kampung Tematik ini pada akhirnya akan memudahkan dalam melakukan upaya pemasaran dan promosi daerah agar lebih dikenal publik.

Baca Juga:  Menuju MUSDA 2026, KNPI Banten Pererat Sinergi dengan Ombudsman untuk Kawal Pelayanan Publik

Oleh karena itu, agar daerah kita lebih menonjol dari kompetitor, Unique Selling Point (USP) inilahyang menjadi faktor penting yang harus dimiliki.

“Lalu apa sebenarnya Unique Selling Point (USP) itu?Mengapa menjadi faktor penting yang harus dimiliki. Unique Selling Point (USP) adalah sebuah keunikan yang membuat suatu daerah lebih unggulsehingga menjadi pembeda dengan daerah lainnya. USP memainkan peranan penting yang harus didasarkan kepada apa yang membuat sebuah daerah bernilai unik,” tutur neneng.

Sementara itu ditempat yang sama, saat dilokasi,  Kasi Promosi, Imron Mulyana menegaskan dengan konsep inilah Disparbud Pandeglang mengusung Penyusunan Kampung Tematik agar keunikan potensi setiap daerah / kampung bisa dikenal banyak orang.

Baca Juga:  KNPI Banten Gandeng BPS, Perkuat Sinergi Berbasis Data Jelang MUSDA 2026

“Hal ini tentunya akan sejalan dengan konsep “One Village, One Product”. Satu daerah punya satuproduk unggulan,” tegasnya.

Sejak awal Januari 2023, dia menyebut, sudah ada  105 kampung tematik berdasarkan data INV sementara BPS Pandeglang pada tahun 2022 bahwa 2 berbasis aktifitas wisata, 10 berbasis seni tradisi, 7 berbasis sosial budaya, 7 berbasis Kriya, 14 berbasis kuliner dan minuman, 2 berbasis konservasi, 3 berbasis industri kecil, 10  berbasis pertanian, kehutanan, peternakan, dan perikanan.

Sedangkan Informasi PDA mitra pihak ketiga disparbud ada 50 kampung tematik berbasis pertanian, kehutanan, peternakan, perikanan dan berbasis keunikan lainnya. Kemudian, Pria yang akrab disapa Boim menuturkan metode ini diharapkan selain tercipta citra / image atau branding daerah tentunya akan memudahkan orang untuk mengenalnya.

Diakhir, Pak Boim tema kegiatan ini yaitu “Dengan kampung tematik, kita kenalkan potensi Kabupaten Pandeglang dengan cara mudah”. Dan waktu kegiatan dimulai bulan februari dan diperkirakan akan selesai di akhir Maret 2023.

Kontributor : Daniel

Tinggalkan Balasan