Jumat, 17 Juli 2026
Banten TerkiniKabupaten PandeglangPendidikan

Perihal pengangkatan ASN/P3K yang Tidak Adil, Guru Honorer Mandalawangi Akan Geruduk Ibu Kota

BANTENLINE.COM PANDEGLANG-Guru Honorer Madrasah Swasta Kecamatan Mandalawangi akan menggelar aksi massa besar-besaran untuk menuntut pemerintah mengangkat guru honorer Madrasah swasta menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).(14/10/2025)

Aksi ini rencananya akan diikuti oleh lebih dari 500 guru honorer swasta dan akan menuju Patung Kuda sebagai titik kumpul.

Ketua Koordinator Aksi Wilayah Mandalawangi, Iip Syaripudin, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk keprihatinan dan ketidakpuasan atas nasib guru honorer madrasah swasta yang selama ini merasa tidak mendapatkan perlakuan yang adil.
“Guru honorer Madrasah swasta telah lama berjuang tanpa kepastian status dan kesejahteraan yang layak. Kami menuntut pemerintah untuk mengangkat mereka menjadi ASN/P3K,” ujarnya.

Dirinya menilai bahwa pemerintah telah mengabaikan hak-hak guru honorer Madrasah swasta, sehingga mereka terpaksa hidup dalam ketidakpastian.

Baca Juga:  Perpustakaan Puspa Smart Desa Batubantar Luncurkan Koleksi Digital

“Kami tidak ingin lagi melihat guru-guru honorer di lingkungan madrasah swasta khususnya di Kementrian Agama hidup dalam ketidakpastian. Mereka berhak mendapatkan status yang layak dan kesejahteraan yang memadai,” tambah Iip.

Aksi massa ini akan menjadi momentum penting bagi seluruh Guru Honorer Swasta Madrasah Kecamatan Mandalawangi untuk menyuarakan aspirasi guru honorer Madrasah swasta dan menuntut pemerintah untuk segera mengambil tindakan konkret. Dengan jumlah massa yang diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang, aksi ini diharapkan dapat memberikan tekanan yang signifikan kepada pemerintah untuk memenuhi tuntutan mereka ¹.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu pengangkatan guru honorer menjadi ASN/P3K telah menjadi sorotan nasional. Pemerintah telah meluncurkan beberapa kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer, namun implementasinya masih jauh dari harapan terlebih bagi kami Guru honorer Madrasah Swasta di lungkungan Kementrian Agama Republik Indonesia. PGIN Kecamatan Mandalawangi berharap bahwa aksi massa ini dapat menjadi langkah awal bagi perubahan yang lebih baik bagi guru honorer Madrasah swasta di Indonesia.

Baca Juga:  DPD KNPI Banten Gandeng UNMA Banten, Perkuat Sinergi Membangun SDM Unggul Generasi Muda

Di tempat yang sama Asep S.M kepada media mengatakan, kami  mengajak kepada sekuruh Guru Madrasah swasta untuk ikut berpartisipasi dan mendo’akan Aksi Damai 30 Oktober 2025 merupakan hajat kita semua untuk keadilan dan kesejahteraan Guru Honorer Madrasah Swasta khususnya di Mandalawangi.

Diketahui tanggal 30 Oktober 2025 mendatang bukan hanya massa aksi dari Kecamatan Mandalawangi saja yang akan ramaikan Aksi Damai, ribuan lainnya terkomfirmasi akan bergabung bersama Gerakan Guru Honorer Madrasah Swasta Se Nasional.

Tinggalkan Balasan