Sabtu, 18 April 2026
Kabupaten Pandeglang

Aktualisasi Nilai Ahlussunnah Wal Jamaah Sebagai Penerus Perjuangan Ulama, IPNU Pandeglang Gelar Makesta

BANTENLIME.COM PANDEGLANG– Pondok Pesantren Miftahussa’adah menjadi pusat perhatian dengan pelaksanaan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Akbar yang diikuti oleh ratusan pelajar se-Kecamatan Cibaliung yang berjumlah 265 orang. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 04-05 Januari 2025, dengan tema besar “Aktualisasi Nilai Ahlussunnah Wal Jamaah, Pelajar Nahdlatul Ulama Sebagai Penerus Perjuangan Ulama”. (04 /I/ 2025.)

Acara pembukaan Makesta Akbar dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Pandeglang, Rekan Adi Setiadi, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelajar NU sebagai generasi penerus perjuangan para ulama.

“Makesta adalah wadah untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah sekaligus menanamkan semangat perjuangan ulama kepada generasi muda. Kalian adalah penerus yang akan menjaga marwah organisasi dan agama di masa depan,” ujar Adi Setiadi.

Ketua PC IPPNU Kabupaten Pandeglang, Rekanita Ira Robiyatul Adawiyah, juga memberikan dorongan semangat kepada peserta. Ia menyampaikan bahwa pelajar NU, khususnya kaum perempuan, memiliki peran strategis dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam moderat.

Baca Juga:  HUT ke 152 Pandeglang Ketua PC IPNU Kritik 6 Point URGENT!!!

“Sebagai pelajar NU, kita tidak hanya belajar, tetapi juga harus mengimplementasikan nilai-nilai ke-NU-an dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah pelajar yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Ira Robiyatul Adawiyah.

Motivasi juga diberikan oleh Rekan Abi Olih Kun MA, perwakilan Majelis Alumni IPNU Pandeglang, yang mendorong peserta untuk terus aktif dalam organisasi sebagai ladang pembelajaran dan pengabdian.

Dukungan penuh datang dari tokoh masyarakat setempat, H. Ade selaku Kepala Seksi Sosial Kecamatan Cibaliung, yang menyatakan kebanggaannya terhadap kegiatan ini sebagai upaya membangun generasi muda yang berkarakter.

Pengasuh Pondok Pesantren Miftahussa’adah, H. Haerudin, dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme peserta dan penyelenggara. Ia berharap Makesta ini menjadi awal yang baik untuk melahirkan kader-kader unggul yang siap melanjutkan perjuangan ulama.

Selama dua hari, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan seperti pembekalan materi keorganisasian, wawasan Ahlussunnah Wal Jamaah, serta pelatihan kepemimpinan. Para peserta juga diberikan pembekalan mengenai pentingnya menjadi pelajar yang nasionalis dan kreatif, dengan memadukan nilai-nilai ke-NU-an dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga:  Demokrasi di Kaki Gunung Mandalawangi: Bung Erwan Purna Tugas Titiskan ketua Pemuda Cilimusluhur baru

Melalui sesi ini, peserta diajak untuk memahami peran mereka sebagai generasi muda yang memiliki tanggung jawab menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Selain itu, mereka didorong untuk mengembangkan kreativitas dalam berbagai bidang, seperti seni, teknologi, dan literasi, yang relevan dengan perkembangan zaman.

Suasana kebersamaan dan semangat para peserta semakin terasa dengan berbagai sesi diskusi, simulasi yang interaktif, serta kegiatan-kegiatan yang membangkitkan jiwa kepemimpinan dan kreativitas.

Makesta Akbar ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pelajar NU di Kecamatan Cibaliung untuk terus mengaktualisasikan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah dalam kehidupan mereka, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan agama dengan semangat nasionalisme dan kreativitas.

Tinggalkan Balasan