Kamis, 16 April 2026
Banten TerkiniKabupaten Serang

Wisuda ke-XVI, Mahasiswa STAIKHA Serang Dituntut Jeli dan Mampu Memproyeksi Masa Depan

Serang, Bantenline.com – Sekolah Tinggi Agama Islam KH. Abdul Kabier (STAIKHA) Kubang, Petir ,Serang Sukses adakan gelar wisuda Ke XVI, Bertempat Hotel Horison Altama Pandeglang sebanyak 64 wisudawan resmi dilepas pada tahun Akademik 2022/2023.

Ketua STAIKHA Dr. Muhamad Saleh, M.Si., M,Ag.  dalam laporannya menyampaikan bahwa pada wisuda saat ini, Sekolah tinggi Agama Islam Kh. Abdul Kabier Stara 1 dari prodi PAI sebanyak 42 wisudawan, sarjana dari ESy sebanyak 17 wisudawan dan PGMI 5 Wisudawan.

Acara wisuda  ke XVI di hadiri oleh , Ketua Yayasan Nur El-Falah H. Ubaedilah Kabier, Se ,Koordinator Wilayah 1 DKI Jakarta dan Banten Dr. Ahmad Supriyadi, MA Selaku Sekertaris Koordinator Kopertais 1 serta Seluruh Anggota Senat, Seluruh dosen dan pegawai.

Sejumlah pimpinan daerah dalam wisuda kali ini, diantaranya dihadiri oleh Kepala Kesbangpol sebagi perwakilan Bupati Kab. Serang.

Dalam sambutannya, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam KH. Abdul Kabier Dr. Muhamad Saleh, M.Si., M, Ag, menyampaikan bahwa wisudawan kita akan menghadapi era digital yang lebih kompleks dari sebelumnya. 
‘’Kedepannya akan ada banyak lagi tantangan dan lebih berat lagi dalam masa masa mendatang,” Ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut ia, wisudawan harus jeli dan mampu memproyeksikan arah masa depan mereka. Dengan harapan, bekal yang mereka dapatkan di STAIKHA bisa membantu mereka dalam mengarungi dunia pendidikan, pengabdian di masa mendatang.

Baca Juga:  KNPI Banten Gandeng BPS, Perkuat Sinergi Berbasis Data Jelang MUSDA 2026

Disamping itu, Ia berpesan kepala seluruh wisudawan STAIKHA ke-16 ini, agar betul-betul mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. tidak cukup hanya dengan bekal itu saja, namun harus memperhatikan berbagai hal diantaranya, proses adaptasi, sinergitas dan kolaborasi, serta interaksi dan melek teknologi. Serta dilandasi dengan semangat ke Ulamaa.

“Ada tiga pokok yang harus kita coba dan emban dalam menjalani kehidupan  kedepannya. Yang pertama bagaimana proses adaptasi dalam lingkungan yang baru. Yang kedua bagaimana bersinergi dan berkolaborasi (bekerjasama) dengan orang lain. Dan yang ketiga kita harus bisa berinteraksi dan melek teknologi’’. ucap Dr. M. Soleh Dalam sambutanya.

Pesan ini Ia sampaikan agar wisudawan menjadi lulusan yang tidak hanya sekedar paham soal teoritis di kampus, namun juga memiliki skill dalam beradaptasi ditengah masyarakat, mampu berkolaborasi dan berinteraksi sosial serta melek terknologi terbaru.

Pesan ini Ia sampaikan sebagai bentuk upaya STAIKHA dalam mencetak lulusan terbaik, berakhlak, unggul, moderat dan inovatif serta turut membangun Indonesia yang tumbuh dan tangguh.

Baca Juga:  Menuju MUSDA 2026, KNPI Banten Pererat Sinergi dengan Ombudsman untuk Kawal Pelayanan Publik

Ketua Yayasan Nur El-Falah H. Ubaedilah Kabier , SE, dalam Sambutanya mengucapkan termkasih kepada Seluruh Civitas STAIKHA Yang sampai hari ini terus exsis membimbing dan mendidik paramahasiswa sehingga para mhasiswa pada hari ini diwisuda, Secara penuh yayasan memberikan dukungan penuh untuk pengembangan dan kemajuan STAIKHA, karna STAIKHA ini adalah amanah Umat yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Sehinga bisa menciptkan Intelektual Muslim yang bisa menjadi harpan Agama, bangsa dan Negara.

Begitu juga sambutan dari Perwakilan Kopertais Wilayah 1 DKI Jakarta dan Banten Dr. Supriadi, Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada peserta wisudawan, dan beliau berpesan STAIKHA Harus Maju karna majunya STAIKHA Itu Akan menjadi Otomatis Unggulnya Kopertais Wilayah 1 DKI Jakarta dan Banten.

Prof. Dr. B. Syafuri dalam orasi ilmiahnya dengan tema “Moderasi Beragama dalam Presfektip Pendidikan Agama Islam” mengingatkan kepada seluruh peserta wisudawan dan Civitas Akademika STAIKHA Untuk bisa menjadi penengah persoalan idoologi dan menjadi penengah dalam semua Agama, beliau juga berpesan STAIKHA harus bisa menerapkan pola keterpaduan tata hubungan dengan sesama manusia dalam trilogi ukhuwah, yaitu ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah.

Tinggalkan Balasan