Sabtu, 18 April 2026
Kabupaten Pandeglang

Siapkan Desa Wisata, Muspika Jiput Tinjau Akses Jalan Desa

BANTENLINE.COM, PANDEGLANG – Pemerintah Jiput bersama warga setempat meninjau akses jalan ke makam Ki Mas Abdurrahman Bin Kamaluddin di Kp Janaka, Desa Jaya Mekar Kecamatan Jiput pada Selasa (31/5/22).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Camat Jiput, Kapolsek Jiput, Kepala Desa Jaya Mekar, Staf Kecamatan beserta Masyarakat sekitar.

Sutari selaku sesepuh di Desa Jaya Mekar, mengatakan perwakilan dari masyarakat memohon sebelum pelaksanaan wisata desa religi di bangun, pemerintah Jiput diharuskan untuk ziarah ke makam Ki Mas Abdurrahman Bin Kamaluddin.

“Kami masyarakat berkeinginan (hoyong) karomah makam  dan insfrastruktur jalan segera di bangun,” ucap Ibu Sutari.

Baca Juga:  Demokrasi di Kaki Gunung Mandalawangi: Bung Erwan Purna Tugas Titiskan ketua Pemuda Cilimusluhur baru

Kemudian ditempat yang sama, Rizal Sekretaris Camat (Sekcam) Jiput mengatakan, perjalanan ini dalam rangka menelusuri sejarah Ki Mas Abdurrahman, tetapi untuk meningkatkan minat pengunjung, perlu ada perbaikan jalan.

“Tempat ini sangat berpotensi sekali di jadikan sebagai wisata desa religi, namun sementara ini kondisi jalan harus diperhatikan, kurang lebih panjangnya 1000 meteran menuju lokasi makam,” ucapnya rizal.

Selain itu, pihaknya sudah melakukan komunikasi bersama pemerintah Desa Jaya Mekar untuk segera di prioritaskan pembangunan jalan menuju ke makam.

Baca Juga:  HUT ke 152 Pandeglang Ketua PC IPNU Kritik 6 Point URGENT!!!

“Apabila ada dana desa di tahun 2023 kewenanganya bisa di peruntukan pembuatan struktur jalan paving blok,” imbuhnya

Terlebih, menurut Rizal bahwa banyak masyarakat Banten maupun luar Banten sering berziarah ke makam tersebut.

“Kami merasa bangga dengan adanya obyek wisata alam maupun religi di desa Jaya Mekar, tinggal ke depanya masyarakat harus mendukung terutama yang mempunyai tanah menuju lokasi peziarahan untuk membuat otentikasinya agar tidak adanya kesalahpahaman ketika dimulai pembangunan jalan,” tuturnya.

Pewarta: Dahiyatul Qolabi

Tinggalkan Balasan