Minggu, 31 Mei 2026
Banten TerkiniKabupaten PandeglangNasional

Ketum DPP PMN siap bela pak Luhut dari dari serangan Hoax

BANTENLINE.COM Jakarta – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Moderat Nasional (PMN), Kiki Fauzi, menyatakan sikap tegas untuk membela Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dari berbagai tuduhan hoax yang menyebutnya sebagai koruptor. Kiki Fauzi juga menegaskan bahwa pihaknya siap melaporkan orang-orang atau media yang terbukti menyebarkan berita tidak benar tersebut.

“Pak Luhut adalah sosok yang berani, jujur, dan bekerja keras untuk kepentingan negara. Kami di DPP PMN merasa ini adalah kewajiban moral untuk membela beliau dari fitnah yang tidak berdasar. Jika ada yang sengaja menyebarkan hoax, baik itu individu maupun media, kami tidak akan segan-segan mengambil langkah hukum,” tegas Kiki dalam pernyataannya, Senin (20/10).

Baca Juga:  KNPI BANTEN : Tidak boleh ada Oknum Kriminalisasi serta Dukung Dinas ESDM Banten dan PT BBI, Jangan Hambat Pengusaha Lokal yang Legal agar APBD Banten Meningkat untuk masyarakat sejahtera

Menurut Kiki, tuduhan korupsi yang dilemparkan kepada Luhut tanpa bukti merupakan bentuk serangan yang tidak hanya mencederai nama baik beliau, tetapi juga merugikan upaya pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah. “Kita harus menghormati orang-orang yang bekerja keras untuk negara. Jangan sampai fitnah semacam ini membuat publik salah paham dan merusak kepercayaan masyarakat,” lanjutnya.

Baca Juga:  BRI KCP Cibitung Relokasi ke Kawasan Industri MM2100 untuk Optimalkan Layanan dan Pengembangan Bisnis

DPP PMN menilai bahwa membela mereka yang berintegritas adalah bagian dari komitmen organisasi dalam menjaga moralitas publik dan mendukung pembangunan bangsa. “Kami akan membela sampai tuntas, bahkan sampai gepeng kalau perlu. Ini bukan hanya soal Pak Luhut, tapi soal prinsip bahwa orang yang bekerja keras untuk Indonesia harus kita lindungi dari fitnah dan hoax,” ujar Kiki dengan penuh semangat.

Kiki juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi

Tinggalkan Balasan