BANTENLINE.COM, SERANG – GP Ansor Kota Serang mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Kejadian itu yang terjadi saat Polsek Astanaanyar sedang menggelar apel pada Rabu pagi.
Menanggapi kejadian tersebut, GP Ansor Kota Serang menyatakan kecamannya terhadap tindakan tersebut.
“GP Ansor Kota Serang mengecam keras bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar,” terang Muhammad Rijal kepada Bantenline pada Jum’at (9/12/22).
Rijal juga mengajak seluruh warga masyarakat untuk memperlihatkan sikapnya ketika aksi intoleran muncul di tengah masyarakat.
“Jangan diam, lawan terorisme,” katanya lelaki yang akrab disapa Oncen itu.
Lebih lanjut, Oncen menegaskan bahwa GP Ansor Kota Serang tidak hanya sekadar mengecam, namun lebih dari itu, mengutuk keras tindakan bom bunuh diri tersebut.
“Karena tindakan bom bunuh diri itu bertentangan dengan kemanusiaan. Kami prihatin dengan ulah sebagian orang maupun kelompok yang masih menggunakan cara-cara kekerasan seperti halnya bom bunuh diri untuk menyampaikan perbedaan pandangannya,”
Lanjutnya, ia menegaskan cara tersebut bertentangan dengan ajaran agama mana pun yang selalu mengutamakan penghormatan, kesantunan, dan keselamatan.
“Karena agama mengajarkan umatnya untuk berdialog jika menemui persolan yang mengalami kebuntuan. Dengan dialog maka diharapkan ada solusi yang bisa diterima berbagai pihak,”
“Untuk itu kami mendorong terutama kepada tokoh-tokoh agama untuk tidak lelah membangun komunikasi yang baik dengan umatnya dalam kerangka mencari solusi terbaik. Agama harus dijadikan inspirasi dan solusi atas kehidupan ini, bukan dalih untuk melakukan kekerasan,” kata dia.






