Minggu, 19 April 2026
Opini

REFLEKSI HARI GURU NASIONAL 2022: Guru Harus Memberi Sebanyak-Banyaknya Bukan Menerima Sebanyak-Banyaknya

Oleh : E Arief Syamsiar, S.Sy

(Majelis Alumni IPNU Banten & Jurnalis Bantenline Wilayah Pandeglang )

Sekolah yang ideal adalah sekolah yang dalam managmentnya bukan hanya mengedepankan tampilan dan kenampakan sekolah saja. Akan tetapi, juga perlu standar yang lain yang harus di kembangkan seperti keihlasan hati, kesabaran, nilai-nilai luhur, dan akhlakul karimah.
Dengan memiliki tujuan hidup setiap guru-gurunya adalah memberi sebanyak-banyaknya bukan menerima sebanyak banyaknya.

Keberhasilan para murid menurut penulis bukan terletak pada muridnya saja namun karena peran guru yang telah menularkan nilai-nilai kehidupan, keagamaan serta kasih sayang bahkan melebihi dirinya sendiri. Sehingga dalam perjalannanya seluruh murid terdorong agar menjalankan kehidupan menjadi lebih terarah.

Berhubungan dengan Refleksi Hari Guru Nasional yang jatuh pada setiap tanggal 25 November maka perlu mereflesikan kembali apa peran guru dalam dunia pendidikan.

Guru adalah seorang pengajar suatu ilmu. Dalam bahasa Indonesia guru umumnya merajuk profesi dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Lebih khususnya guru adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Selain itu juga setiap hal yang mengajarkan sesuatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang guru. 

Baca Juga:  HUT ke 152 Pandeglang Ketua PC IPNU Kritik 6 Point URGENT!!!

Tugas guru adalah mengajar, dan makna mengajar menurut DEPSIKNAS (2003) adalah mengajar merupakan proses membangun makna atau pemahaman terhadap informasi dan pengalaman.

Menurut Kenneth D Moore mengajar adalah sebuah tindakan dari seseorang yang mencoba untuk membantu orang lain mencapai kemajuan dalam berbagai aspek seoptimal mungkin sesuai dengan potensinya.
Sedangkan makna mendidik menurut Menurut Prof. Darji Darmodihar mendidik adalah menunjukkan usaha yang lebih ditujukan kepada pengembangan budi pekerti, semangat, kecintaan, rasa kesusilaan, ketakwaan, dan lain sebagainya.

Baca Juga:  HUT ke 152 Pandeglang Ketua PC IPNU Kritik 6 Point URGENT!!!

Jadi dari kedua definisi diatas maka ada dua tugas yang melekat pada profesi guru yaitu mendidik dan mengajar.
Mendidik adalah proses membersihkan hati dan jiwa  sementara mengajar adalah mengisi hati dan jiwa dengan ilmu. Jadi ada dua tugas tugas pokok dari seorangguru dalam menghasikan generasi yang akan menjadi penerus masa depan bangsa.

Oleh karena itu melalui Hari Guru Nasional ini penulis yang juga merupakan Salah satu Guru honorer swasta di lingkungan Kabupaten Pandeglang dan juga Salah satu Jurnalis dari Media Online Banten Line bersama seluruh staf yang bertugas ingin memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh guru-guru baik dari tingkat SD/MI, SLTP/MTs, SMA/MA dan juga Perguruan Tinggi di manapun berada.
Tetap Semangat dalam berjuang dan mendidik putra-putri Bangsa.

Tinggalkan Balasan