Sabtu, 18 April 2026
Opini

Pentingnya Berempati Pada Kesulitan Belajar Anak Dalam Pembelajaran Daring Di Rumah

Pandemi Covid-19 ini sudah banyak berdampak pada berbagai aspek kehidupan manusia di Indonesia, salah satunya pada pendidikan di Indonesia yang juga mengalami perubahan besar. Saat ini, sistem pendidikan di Indonesia memiliki tampilan yang baru. Kebijakan pemerintah untuk beralih dari pembelajaran tatap muka ke pembelajaran dalam jaringan (daring) di rumah menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran online, mengharuskan orang tua untuk terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran anak-anaknya di rumah.

Untuk pertama kalinya orang tua menyadari betapa sulitnya pekerjaan seorang guru. Sangat sulit untuk bisa mengajar anak secara efektif. Pembelajaran daring ini dapat menghambat komunikasi dua arah antara guru dan orang tua dengan anak, karena itulah banyak siswa yang kesulitan belajar di rumah. Selain itu motivasi belajar pada masa pandemi ini pula mengalami penurunan, diikuti banyaknya tugas sekolah yang wajib dikerjakan.

Sayangnya, tidak seluruh orangtua bisa mendampingi anaknya pada pembelajaran daring. Hal itu dikarenakan orang tua yang sibuk bekerja walau kegiatan pembelajaran dilaksanaka di rumah, ditambah kurangnya pengetahuan orangtua tentang teknologi yang dipakai pada pembelajaran secara daring membuat pembelajaran menjadi kurang efektif.


Peran orang tua dalam pembelajaran daring di rumah
Orang tua hendaknya mengawasi dan membimbing anak pada proses belajarnya, agar anak tidak merasa terbebani saak kegiatan belajar yang nantinya akan berefek negatif untuk anak. Orang tua juga bertugas mengarahkan anak untuk belajar hal-hal yang positif. Orang tua mengarahkan anak untuk melakukan yang bermanfaat, misalnya mengerjakan tugas-tugas sekolah menggunakan internet. Selain itu, orang tua wajib bisa tahu macam-macam aplikasi dan situs-situs yang dapat menambah informasi anak, dan mengawasi penggunaan media supaya tidak menyimpang berdasarkan nilai-nilai pendidikan Agama. Mengontrol tidak wajib dilakukan dengan sangat ketat. Mengontrol atau mengawasi perlu dilakukan secara persuatif dengan menghargai privacy anak.
Orang tua dapat membujuk anak untuk mengungkapkan kesulitan yang dihadapi selama pembelajaran online, seperti materi pembelajaran yang sulit, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, harus ada keterbukaan antara orang tua dan anak selama pembelajaran daring dengan orang tua selalu mengajak anak untuk berkomunikasi. Selama pembelajaran daring, orang tua sering mengajak anak untuk berkomunikasi tentang proses pembelajaran yang dilakukan oleh anak, sedangkan orang tua secara teratur bertanya dengan anak tentang proses pembelajaran daring.

Baca Juga:  HUT ke 152 Pandeglang Ketua PC IPNU Kritik 6 Point URGENT!!!


Berempati pada setiap kesulitan yang dialami anak
Empati orang tua ditunjukkan dengan memahami kesulitan yang dihadapi anak dan selalu membantu anak yang kesulitan dalam proses pembelajaran daring seperti menemani belajar dan menjelaskan materi yang belum dipahami anak. Selain itu, orang tua juga harus mendengarkan dengan seksama keluhan kesah anak-anaknya sehingga ketika mereka merasa lelah belajar, orang tua menyarankan mereka untuk beristirahat. Dalam hal ini juga terdapat kendala dalam proses pembelajaran daring. Kesulitan yang dihadapi anak seperti tidak memahami materi yang disampaikan oleh guru. Namun dalam beberapa permasalahan di atas, orang tua dapat mengatasinya dengan menawarkan solusi seperti selalu mendampingi anak dalam proses pembelajaran daring dan ketika anak kurang memahami materi yang diberikan, orang tua membantu menjelaskan sesuai dengan apa yang dipahami oleh orang tua, dan ada juga orang tua yang meminta bantuan dari anggota keluarga terdekat untuk menjelaskan hal-hal yang tidak diketahui anak.
Orang tua selalu dapat mendukung anak-anak mereka untuk melakukan apa yang mereka lakukan. Dalam hal ini, selama pembelajaran daring. Dukungan orang tua, baik memberikan sarana untuk mendukung proses pembelajaran online maupun dukungan dengan selalu mendampingi anak dalam proses pembelajaran akan memberikan dampak yang sangat besar dan berdampak besar terhadap semangat dan motivasi belajar anak. Orang tua juga dapat selalu membentuk sikap positif saat mendampingi anaknya dalam proses belajar online di rumah. Sikap belajar orang tua yang positif dapat membuat anak selalu merasa nyaman selama belajar online di rumah, anak selalu dapat fokus belajar dan tidak khawatir cepat bosan.

Baca Juga:  HUT ke 152 Pandeglang Ketua PC IPNU Kritik 6 Point URGENT!!!


Semakin besar peran orang tua terhadap anak kesulitan belajar maka semakin positif pengaruhnya terhadap kemampuan dan motivasi belajar anak kesulitan belajar. Keputusan orang tua untuk terlibat dalam pendidikan anaknya dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain pandangan mereka tentang keberhasilan dalam membantu keberhasilan anaknya di sekolah.

Oleh: Poppy Syafrina Fitri

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Tinggalkan Balasan