Jumat, 17 Juli 2026
InfotainmentKeagamaanNasionalPendidikan

DPP PMN Perkuat Sinergi dengan Kementerian Agama, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Moderasi Beragama dan Kerukunan Umat

Jakarta, 16 Juli 2026 – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Moderat Nasional (DPP PMN) terus memperkuat perannya sebagai organisasi yang berkomitmen menjaga persatuan bangsa melalui penguatan nilai-nilai moderasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui silaturahmi strategis dengan Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Gugun Gumilar, yang berlangsung di Kantor Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Istiqlal, Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (16/7).

 

Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda strategis yang berfokus pada penguatan moderasi beragama, penguatan kerukunan umat beragama, internalisasi nilai-nilai moderasi dalam dunia pendidikan, pemberdayaan generasi muda, serta pengembangan jejaring dan hubungan internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat citra Indonesia sebagai bangsa yang damai, toleran, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan.

 

Delegasi DPP PMN dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kiki Fauzi, didampingi Wakil Ketua Umum Asep Awaludin, Kepala Bidang Pendidikan dan Potensi Generasi Muda Fauzan, serta jajaran pengurus DPP PMN lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gugun Gumilar menyampaikan apresiasi dan menyambut hangat kunjungan DPP PMN. Menurutnya, organisasi masyarakat memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat kehidupan beragama yang harmonis dan menjaga keutuhan bangsa.

Gugun Gumilar mengatakan, “Saya menyambut baik silaturahmi DPP Persatuan Moderat Nasional. Semangat yang dibawa DPP PMN sejalan dengan ikhtiar Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama sebagai fondasi kehidupan berbangsa. Moderasi bukan hanya konsep, tetapi harus diwujudkan melalui pendidikan, keteladanan, dialog, dan kolaborasi lintas agama maupun lintas budaya. Kerukunan umat beragama adalah modal utama pembangunan nasional.”

Baca Juga:  Recalibrate The DNA : Saatnya BUMN Logistik Memiliki Arah Baru

Ia juga menekankan pentingnya memperluas jejaring internasional sebagai media diplomasi nilai-nilai kebangsaan Indonesia.

“Indonesia memiliki pengalaman yang sangat baik dalam mengelola keberagaman. Nilai-nilai tersebut perlu diperkenalkan kepada dunia melalui kerja sama internasional, diplomasi masyarakat, pertukaran pemuda, hingga forum-forum global. Saya berharap DPP PMN dapat mengambil peran aktif sebagai mitra strategis dalam membawa pesan moderasi dan perdamaian Indonesia ke tingkat internasional,” ujar Gugun.

Ketua Umum DPP PMN, Kiki Fauzi, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara organisasi masyarakat dengan pemerintah dalam membangun kehidupan kebangsaan yang harmonis.

Kiki Fauzi mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dan arahan yang diberikan Bapak Gugun Gumilar. DPP PMN memandang bahwa moderasi beragama merupakan pilar utama dalam menjaga persatuan Indonesia. Karena itu, kami berkomitmen menghadirkan program-program yang menyentuh langsung masyarakat, mulai dari pendidikan, penguatan karakter generasi muda, pemberdayaan komunitas, hingga pengembangan kerja sama nasional dan internasional. DPP PMN siap menjadi mitra strategis Kementerian Agama dalam merawat kerukunan dan memperkuat persaudaraan kebangsaan.”

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PMN, Asep Awaludin menegaskan bahwa seluruh gerakan organisasi berpijak pada nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa.

Asep Awaludin mengatakan, “DPP Persatuan Moderat Nasional berasaskan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Asas tersebut menjadi pijakan ideologis organisasi dalam membangun masyarakat yang moderat, toleran, inklusif, berkeadaban, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan pemersatu bangsa.”

Baca Juga:  BRI KC Mabes TNI Cilangkap Ramaikan Iduladha, Se-ekor Sapi, Ratusan Senyum untuk Warga Sekitar Pasar Minggu

Menurutnya, komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis yang akan terus dikembangkan oleh DPP PMN.

“DPP PMN akan memperkuat implementasi program seperti Sekolah Moderasi Kebangsaan, Dialog Lintas Agama dan Budaya, Festival Budaya Lintas Agama Indonesia, Pelatihan Duta Moderasi bagi Generasi Muda, Literasi Moderasi Beragama di sekolah dan perguruan tinggi, Forum Pemuda Moderat Nasional, hingga program diplomasi kepemudaan dan hubungan internasional dengan berbagai mitra di luar negeri. Kami ingin menjadikan moderasi sebagai gerakan sosial yang membumi sekaligus memperkenalkan praktik baik kerukunan Indonesia di panggung dunia.”

Di bidang pendidikan, Kepala Bidang Pendidikan dan Potensi Generasi Muda DPP PMN, Fauzan, menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen paling efektif dalam membangun karakter bangsa.

Fauzan mengatakan, “Penguatan moderasi beragama harus menjadi bagian dari ekosistem pendidikan. DPP PMN akan mendorong lahirnya berbagai program edukasi, pelatihan kepemimpinan, seminar, diskusi kebangsaan, penguatan literasi digital, serta pengembangan kapasitas generasi muda agar memiliki karakter moderat, berpikir kritis, menghargai keberagaman, dan mampu menjadi duta perdamaian Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.”

Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat, penuh semangat kolaborasi, dan menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara DPP Persatuan Moderat Nasional dengan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mengembangkan program-program strategis di bidang moderasi beragama, kerukunan umat beragama, pendidikan, pemberdayaan pemuda, serta hubungan internasional demi mewujudkan Indonesia yang damai, harmonis, maju, dan berdaya saing global.

Humas DPP PMN.

Tinggalkan Balasan