Selasa, 5 Mei 2026
Ekonomi & Bisnis

Saham Bank Banten Masuk FCA, DPD KNPI Banten Desak Audit Investigatif dan Evaluasi Total Manajemen

Serang, 4 Mei 2026 — Kondisi Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) kian memprihatinkan. Masuknya saham Bank Banten ke dalam Papan Pemantauan Khusus dengan skema Full Call Auction (FCA), akibat harga saham yang terjun bebas hingga Rp26 per lembar pada Senin, menjadi sinyal kuat terjadinya krisis kepercayaan publik terhadap kinerja dan tata kelola perusahaan.

 

Sekretaris DPD KNPI Banten, Asep Awaludin, menegaskan bahwa situasi ini tidak bisa dipandang sebagai fluktuasi pasar biasa, melainkan indikasi adanya persoalan struktural yang serius.

Baca Juga:  Tips Pilih Vendor Sewa Forklift di Jakarta Selatan

“Ini bukan sekadar gejolak pasar. Ini alarm keras bagi manajemen. Ketika harga saham jatuh hingga berpotensi disuspensi, itu mencerminkan runtuhnya kepercayaan publik terhadap fundamental perusahaan,” tegas Asep.

DPD KNPI Banten menilai persoalan Bank Banten tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan erat dengan lemahnya kepemimpinan, fungsi pengawasan, serta implementasi tata kelola perusahaan yang baik.

Oleh karena itu, DPD KNPI Banten mendesak Gubernur Banten, Andra Soni, untuk segera mengambil langkah tegas dan cepat dengan melakukan evaluasi total serta perombakan jajaran Direksi dan Komisaris Bank Banten.

Baca Juga:  Audiensi KNPI–Dispora Banten: Perkuat Kolaborasi, Matangkan MUSDA 2026 Jelang MUSDA 2026, KNPI Banten Bangun Sinergitas Kuat dengan Dispora Banten

Langkah ini dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan publik dan investor terhadap Bank Banten sebagai bank daerah kebanggaan masyarakat.

“Citra Bank Banten sangat berpengaruh terhadap kepercayaan investor terhadap Provinsi Banten. Jika Bank Banten terus dipersepsikan negatif, maka hal itu akan berdampak pada menurunnya minat investasi di Banten,” tambah Asep.

Pernyataan ini disampaikan dalam keterangannya di Cafe 1994, Kota Serang.

Tinggalkan Balasan