BANTENLINE– Pemanfaatan teknologi kini telah merambah ke banyak sektor, termasuk tentang bagaimana cara seseorang mencari ketenangan mental dan refleksi diri. Konsultasi tarot—yang dulunya identik dengan ruang tertutup dan pertemuan tatap muka—kini telah bertransformasi menjadi layanan digital yang fleksibel. Salah satu praktisi yang konsisten pada tren ini adalah Bonifasius Frederick Luahambowo, atau yang akrab disapa Erick.
Lewat akun Instagram @tarotbyerick, pemuda lulusan studi Manajemen dengan spesialisasi Human Capital Investment dari Universitas Pelita Harapan ini sukses membangun ruang konsultasi tarot online yang inklusif. Hingga saat ini, Erick tercatat telah melayani lebih dari 7.500 klien dari berbagai negara, mendengarkan ragam cerita mulai dari dinamika hubungan personal, arah karier, hingga masalah keuangan.
Berakar dari Intuisi dan Pendekatan Humanis
Perjalanan Erick ke dunia tarot tidak instan. Berbekal ketertarikan personal yang juga lekat dengan pengalaman intuitif keluarganya, ia mulanya hanya memberikan pembacaan kartu bagi orang-orang terdekat. Sambutan hangat dan umpan balik positif dari lingkaran terdekatnya lah yang kemudian mendorong Erick melangkah lebih serius lagi.
Latar belakang pendidikan di bidang Human Capital tentu memengaruhi caranya meramu sesi konsultasi. Alih-alih menempatkan diri sebagai peramal yang dekat dengan konotasi paranormal, Erick justru memosisikan pembacaan tarot sebagai alat bantu refleksi (self-reflection tool). Ia menyadari bahwa banyak klien datang bukan sekadar mencari jawaban instan, melainkan wadah aman untuk memetakan isi kepala sebelum mengambil keputusan besar dalam hidup.
“Tarot bukan penentu mutlak masa depan. Kendali penuh atas hidup dan pilihan tetap berada di tangan masing-masing individu,” ungkap Erick kepada Bantenline.
Menjembatani Akses Lewat Media Sosial
Strategi komunikasi yang terbuka menjadi salah satu kunci mengapa layanan Tarot by Erick diminati berbagai kalangan. Melalui platform Instagram @tarotbyerick, ia tidak hanya memasarkan jasa konsultasi berbayar, tetapi juga aktif merangkul audiens baru lewat sesi pembacaan kartu gratis secara berkala di fitur Instagram Story. Langkah ini dinilai efektif untuk mengedukasi publik bahwa tarot dapat dipahami secara logis sebagai sarana kontemplasi yang ringan dan edukatif.
Dari segi aksesibilitas, layanan Tarot by Erick dibuat agar ramah bagi berbagai kalangan dengan sistem yang sepenuhnya digital tanpa perlu pertemuan fisik:
Tarif Terjangkau: Layanan konsultasi ditawarkan mulai dari Rp20.000 untuk satu pertanyaan.
Alur Pemesanan Jelas: Bagi calon klien yang baru pertama kali ingin konsultasi, pemesanan dapat dilakukan dengan mengirimkan pesan melalui Direct Message (DM) Instagram untuk memperoleh informasi prosedur dan pembayaran. Sementara itu, bagi klien yang sebelumnya telah terdaftar, reservasi dapat dilanjutkan melalui kontak WhatsApp yang tersedia.
Menatap Masa Depan Layanan Konsultasi Digital
Bagi Erick, membesarkan Tarot by Erick adalah tentang merawat empati di ruang digital. Kolaborasi antara kepekaan intuitif, pemahaman psikologi manusia (human capital), serta pemanfaatan teknologi membuat layanan ini relevan dengan kebutuhan masyarakat modern yang mendambakan ruang dengar tanpa menghakimi (judgment-free zone).
Ke depan, melalui pemanfaatan ekosistem digital yang semakin luas, Erick berharap layanan konsultasi ini dapat terus menjadi teman refleksi yang menenangkan bagi siapa saja yang ingin mengenal diri lebih dalam dari sudut pandang yang berbeda.
Unuk informasi lebih lanjut mengenai atau ingin langsung konsultasi, dapat ikuti langsung akun resmi Instagram @tarotbyerick.






