BANTENLINE.COM PANDEGLANG–Sejumlah pemuda pecinta alam yang menyebut dirinya Komunitas Alam lestari, beserta pemuda lokal Kampung secara resmi membuka jalur pendakian gunung Parakasak lewat jalur _Situhiyang_ , yang beralamat di Kampung Labuan bulan desa Cikumbueun kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang Banten.(27/06/2025).
Dengan ditandai dengan pemasangan sejumlah peralatan berupa papan nama dan basecamp serbaguna. Pembukaan jalur pendakian ini dihadiri oleh para pemuda, tokoh masyarakat, dan anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta perwakilan dari pihak Perhutani.

Mereka bersama-sama menunjukkan komitmen dalam menjaga kelestarian alam dan mengembangkan potensi wisata alam di wilayah tersebut.
Kepada Pihak Media Ahmad Rowi selaku tokoh pemuda asal Desa Cilambungan menyatakan kegembiraanya saat lokasi jalan yang baru di temukan tersebut.
“Gunung Parakasak memiliki keindahan yang luar biasa dan sayang jika tidak dimanfaatkan sebagai destinasi wisata alam. Namun, tentu dengan prinsip konservasi dan kearifan lokal,” kata Rowi yang juga merupakan anggota Komunitas Alam Lestari.
“Basecamp ini akan menjadi titik awal resmi bagi para pendaki yang ingin menjelajahi jalur Situhiyang menuju puncak Gunung Parakasak. Selain sebagai fasilitas logistik dan informasi, basecamp ini juga diharapkan menjadi pusat edukasi konservasi bagi para pendaki.
Dengan semangat kolaborasi antara masyarakat, komunitas, dan pihak terkait, pembukaan jalur ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian lokal sekaligus menjaga keberlangsungan ekosistem hutan Gunung Parakasak.” Lanjut Rowi.
“Kami berharap setelah Kerja keras kami membuka jalur yang awalnya tidak terjamah siapapun menjadi layak ini, meminta kepada seluruh pihak khususnya pemerintah Kecamatan Mandalawangi agar diperhatikan dan menjadi daya tarik Pariwisata yang bisa bersaing dengan lainnya.” Tutup Rowi.






