Senin, 20 April 2026
Kabupaten TangerangPendidikan

Di Diskusi Publik Kesehatan, Intan Ungkap Peran Penting Mahasiswa STIKES Cegah Stunting

KABUPATEN TANGERANG, BANTENLINE – Pemerhati pendidikan Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengatakan bahwa Kabupaten Tangerang membutuhkan peran bidan-bidan atau tenaga kesehatan untuk membantu pemerintah yang saat ini masih terdapat anak-anak mengalami stunting dan gizi buruk di Kabupaten Tangerang.

“Ada 5000 anak atau 2,9 persen anak di Kabupaten Tangerang masih mengalami stunting dan gizi buruk yang harus ditangani oleh pemerintah daerah,” ungkap Intan dalam acara diskusi publik yang digelar oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Faathir Husada, Balaraja, Rabu (25/09/2024).

Baca Juga:  PPI Kecamatan Mandalawangi Gelar Diklatsar I, diikuti Ratusan Pelajar berbakat

Dalam acara yang bertajuk ‘Peran dan Fungsi Mahasiswa Kesehatan Dalam Menunjang Pembangunan Daerah’, Intan mengatakan wilayah Kabupaten Tangerang sangat luas dengan jumlah penduduk 3,4 juta jiwa masih membutuhkan banyak tenaga kesehatan atau yang bekerja di bidang kesehatan untuk membantu pemerintah.

“Peran mahasiswa STIKES sangat penting dalam pembangunan Kabupaten Tangerang terutama dalam bidang kesehatan,” kata Intan.

Dirinya pun berharap agar ke depan, mahasiswa STIKES dalam praktik lapangan dapat membantu di tiap kecamatan atau Puskesmas untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat.

Baca Juga:  HUT ke 152 Pandeglang Ketua PC IPNU Kritik 6 Point URGENT!!!

“Adanya STIKES dapat dimaksimalkan oleh pemerintah daerah untuk membantu menyosialisasikan gizi seimbang tetapi juga pola hidup sehat. Mencegah stunting dapat dilakukan sejak masa kehamilan termasuk asupan gizinya,” tambahnya.

Intan juga menegaskan bahwa pemerintah daerah bisa menggandeng STIKES yang ada di Kabupaten Tangerang untuk turun bersama-sama memberikan penyuluhan kesehatan bagi masyarakat.

“Jadilah mahasiswa yang berdaya bukan menjadi mahasiswa yang diperdaya,” pesan Intan kepada para mahasiswa.

Tinggalkan Balasan