Selasa, 19 Mei 2026
Banten TerkiniKabupaten Pandeglang

Demo Ricuh, Oknum ASN Tabrak Masa Aksi, LSM Tank Panser Banten : Bupati Banyak Korup Timbang Pembangunannya

Suasana Massa Aksi saat geruduk kantor Bupati Kabupaten Pandeglang. (Dok.Sumber. Rahmat)

BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Aksi demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kantor Bupati Pandeglang, Banten, Kamis (4/5/2023) diwarnai kericuhan. 

Ketua LSM Tank Panser Banten, MC. Sanusi menyampaikan mengutuk keras tindakan Oknum ASN Kabupaten Pandeglang yang melakukan penabrakan kepada peserta aksi di depan Kantor Bupati Pandeglang.

“Kami meminta kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Polres Pandeglang, untuk bergerak cepat memproses dan mengadili Oknum ASN,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa cici, meminta kepada Bupati, Sekda dan BKD untuk melakukan evaluasi dan memberikan sanksi kepada Oknum ASN.

Baca Juga:  Kobarkan Semangat Militansi, PC GP Ansor Pandeglang Gelar Gebyar Harlah ke-92 Selama 9 Hari

“Bahaya kalo di biarkan, apa memang Pemkab Pandeglang sudah alergi terhadap lritikan, sudah tidak mau mendengar keluhan dan aspirasi dari mahasiswa dan masyarakat Pandeglang, tidak ada “Demokrasi” yang ada” Dinasti” makanya banyak Korupnya, ketimbang bangunannya,” pungkasnya Jumat, (5/5/2023).

Sementara itu, Asep Himawan Korwil JAMPMII Banten mengatakan mereka aksi dilindung UU dan salah satu tugas dan jiwa Mahasiswa harus kritis terhadap persoalan yg dianggap tidak berpihak terhadap masyarakat.

Baca Juga:  Pondok Pesantren Nurul Hidayah Assidiqiah buka Santri Baru

“Apalagi Pendidikan dan Pembangunan Infrastruktur yg di jadikan Prioritas oleh pemkab Pandeglang hari ini menjadi Lamban jalannya,” Kata Asep Himawan Korwil JAMPMII Banten

Disisi lain, Bupati terlihat tenang, walaupun didera demo oleh Aktis Mahasiswa maupun LSM lokal. Hal ini menjadi sebuah pertanyaan besar bagi masyarakat Pandeglang.

“Dilemanya, jalan jalan K1, masih banyak yang harus di perbaiki, malah harus pengadaan “Sepeda Listrik”, bukan itu saja, Restorasi jucrice yang di tangani Kajari kerjasama dengan BPM-Pemdes, 15 juta x 326 Desa, harus disosialisasikan melalui Dana Desa, atas rekomendasi Bupati,” tutupnya.

Pewarta : Rahmat

Tinggalkan Balasan