Serang Kota

Lapas Kelas II A Serang Fokus pada Program Ketahanan Pangan

Bantenline.com, Serang – Lapas Kelas II A Serang berkomitmen untuk terus mendukung program dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang juga diturunkan kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Dari program yang dirancang oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan itu, salah satunya adalah program ketahanan pangan.

“Saat ini kami fokus pada program ketahanan pangan, seperti pertanian, peternakan, perikanan dan juga tentang pemberdayaan UMKM, di sini kita punya lahan pertanian selebar hampir 500 meter,” jelas kordinator Lapas Kelas II A Serang, Ikko pada awak media saat ditemui di depan kantor Lapas Serang, jumaat ( 10/01/2024 ).

menjadi produk unggulan, kata Ikko, dari program ketahanan pangan itu adalah jahe.

“setelah itu ada jahe juga produk unggulan kita setelah nanti diolah menjadi jahe merah,” ungkap Ikko.

Kegiatan dalam program kemandirian tersebut lanjut Ikko, melibatkan 31 orang dari total 680 Warga Binaan Pemasyarakatan. Pihaknya menilai sesuai potensi dan kemauan dari WBP.

“sudah dilatih dan sama kita, yang aman secara asesmen. pertanian kita ada di luar tembok dan juga banyak menggunakan alat-alat yang dirasa berbahaya ya seperti pacul linggis atau yang lain-lainnya juga jadi 31 orang itu yang kita anggap mumpuni dan aman untuk mendukung program ketahanan pangan,” tambahnya.

Dari hasil olah tangan Warga Binaan Pemasyarakatan itu, Bakal didistribusikan pada pameran-pameran yang dilakoni Dinas terkait Sampai ke swalayan.

“ya pameran-pameran saja misalkan dari dinas koperasi dan perdagangan mau ada pameran nih dari dinas sosial atau dinas ini dari sini maupun biasanya membentuk momentum dari hanya sekedar itu saja ya Karena untuk pemenuhan ke masyarakat kita masih belum bisa kita pernah nyoba ke salah satu swalayan itu bahwasanya kita nyoba 50 sampel waktu itu dalam satu minggu habis mereka minta permintaannya itu setiap minggu itu kurang lebih 200 piece kita yang di sini yang keberatan setiap minggu itu setiap Minggu kita nggak bisa memenuhi itu artinya bukan nggak bisa tapi kita kekurangannya satu SDM,” tutup Ikko.

Taufiq Kepaksan

Recent Posts

BRIN Dorong Transformasi Teknologi Lewat Kerjasama Riset RI–AS

BANTENLINE, JAKARTA — Indonesia sedang mempercepat langkahnya menuju kemandirian pangan, energi, dan hilirisasi industri bernilai…

2 hari ago

Mau Tinggal Atau Pergi Dari Banten? Ini Tips Pindahan Rumah yang Efektif

BANTENLINE - Pertumbuhan infrastruktur dan pesatnya perkembangan kawasan hunian di Provinsi Banten seperti Tangerang Raya,…

3 hari ago

Genset Silent Jadi Solusi Kelistrikan Perkotaan, Kirloskar Tawarkan Performa Stabil untuk Berbagai Kebutuhan

BANTENLINE, JAKARTA - Kebutuhan pasokan listrik yang stabil di kawasan perkotaan terus meningkat seiring berkembangnya…

3 hari ago

Mata Indonesia dari Orbit: Satelit Mikro dan AI Mengawal Nusantara

BANTENLINE, SAN FRANCISCO — Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah yang sangat luas membutuhkan kemampuan…

6 hari ago

Momentum HUT RI ke-81, DPW Partai Berkarya Banten Dukung Delapan Program Menuju Banten Maju

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Provinsi Banten menghadiri undangan Gubernur Banten dalam rangka Upacara…

2 minggu ago

Rangkaian Puncak PHBN Mandalawangi Sukses Gelar Peringatan Maulid Nabi dan Haul Akbar Pejuang & Ulama

BANTENLINE.COM PANDEGLANG - Perhelatan peringatan PHBN HUT RI ke-81 yang dikolaborasikan dengan peringatan Maulid Nabi…

2 minggu ago