BANTENLINE, JAKARTA — Indonesia sedang mempercepat langkahnya menuju kemandirian pangan, energi, dan hilirisasi industri bernilai tambah. Sains dan teknologi menjadi jantung strategi tersebut. Pertemuan antara Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria dan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo di Jakarta, 27 Agustus 2026, membuka lembaran baru kerja sama riset antara BRIN dan sejumlah lembaga riset serta universitas terkemuka di Amerika Serikat.
Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian, Deputi Kepala BRIN Boediastoeti Ontowirjo, serta para Kepala Organisasi Riset dan Kepala Pusat Riset BRIN.
Di Amerika Serikat, ekosistem penelitian, universitas riset, laboratorium nasional, dan industri swasta saling terhubung sehingga hasil riset dapat dengan cepat berujung pada produk dan investasi. Menyatukan kekuatan tersebut dengan kebutuhan nyata Indonesia—ketahanan pangan, substitusi energi, hilirisasi mineral, dan pengembangan teknologi—dapat mempercepat transformasi teknologi yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Saat ini, BRIN bersama Pusat Hidro-Oseanografi TNI-AL merintis kolaborasi dengan Scripps Institution of Oceanography dan University of California, San Diego (UC San Diego). Dalam kolaborasi ini, kapal riset BRIN Baruna Jaya akan dilibatkan untuk pemantauan laut, riset perikanan berkelanjutan, serta mitigasi bencana pesisir—langkah nyata untuk menjaga ketahanan pangan dari laut.
BRIN dan ITB-Bandung juga merintis riset mineral kritis dan logam tanah jarang bersama Argonne National Laboratory, University of Michigan, dan University of Iowa. Hasilnya dapat mendukung industri alat elektronik dan kendaraan listrik.
Untuk memperkuat rantai nilai teknologi tinggi, BRIN juga merintis kerja sama desain dan cetak chip semikonduktor dengan Arizona State University, didukung ARM Corp. Langkah ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem semikonduktor di tanah air.
Dalam upaya transisi energi di tanah air, BRIN menjajaki riset gasifikasi batubara kalori rendah untuk substitusi LPG bersama Latitude Energy dan University of North Dakota. Selain itu, BRIN merintis kerja sama riset energi hijau rendah karbon dengan berbagai industri AS untuk menurunkan emisi dan meningkatkan kemandirian energi.
Dukungan riset bagi ketahanan pangan datang melalui program riset ternak unggul antara BRIN, IPB University, dan University of California, Davis (UC Davis). Kolaborasi ini menargetkan peningkatan produktivitas ternak, perbaikan gizi, dan teknik peternakan yang lebih efisien—dengan dampak langsung ke meja makan keluarga Indonesia.
Untuk mendorong UMKM naik kelas, BRIN merintis kerja sama permesinan dengan Northwestern University, sebagai bagian dari hubungan kerja sama antara Pemerintah RI dengan Pemerintah Negara Bagian Illinois. Penguatan kemampuan manufaktur skala kecil dan menengah ini penting agar produk lokal memiliki kualitas dan daya saing yang lebih tinggi.
Memasuki era kecerdasan buatan, BRIN melanjutkan tradisi panjang riset machine learning dan machine translation sejak era BPPT pada dekade 1980-an. Kini BRIN merintis kerja sama dengan perusahaan teknologi AS—Amazon, Microsoft, Google, dan Apple—yang sedang berinvestasi besar di Indonesia, termasuk pembangunan data center di Batam, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Tujuannya adalah memperkuat infrastruktur data, mempercepat adopsi AI, dan mengembangkan talenta digital.
BRIN juga segera merintis kerja sama dengan NASA Johnson Space Center di Houston dan Planet Labs Corp. di San Francisco untuk pembuatan mikrosatelit penginderaan jauh dan aplikasi teknologi penginderaan jauh.
Data satelit resolusi tinggi, didukung teknologi AI, akan membantu pemantauan lahan, pertanian presisi, mitigasi bencana, dan pengelolaan sumber daya alam. BRIN telah memiliki kemampuan awal dalam pembuatan satelit mikro serta telah menguasai beragam penerapan teknologi penginderaan jauh.
Kepala BRIN Arif Satria menegaskan bahwa BRIN tengah melakukan revitalisasi besar-besaran, antara lain melalui pembaruan peralatan laboratorium, penambahan armada kapal riset baru, dan peningkatan kapasitas periset melalui program kolaborasi internasional.
BRIN juga mendapat dukungan dana riset khusus dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mempercepat hilirisasi hasil riset, sehingga inovasi dapat lebih cepat diterapkan di industri dan dimanfaatkan masyarakat.
Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo menekankan keuntungan mutual dari kerja sama ini. Amerika Serikat mendapat akses terhadap talenta dan pasar, sementara Indonesia memperoleh alih teknologi, peningkatan kapasitas riset, dan akses ke ekosistem inovasi yang matang.
Data ekonomi juga mendukung penguatan kerja sama tersebut. Pada 2025, perdagangan RI–AS mencapai US$43 miliar, dengan surplus Indonesia sebesar US$19 miliar. Angka tersebut menjadi landasan kuat untuk memperdalam kerja sama kedua negara.
Sebagai tindak lanjut, Kepala BRIN akan mengunjungi AS pada awal September 2026 untuk menghadiri Pertemuan Para Menteri Inovasi G20 di Chapel Hill, North Carolina, dan bertemu dengan pelaku industri anggota US–Indonesia Business Council (US-ABC) di Washington DC.
US-ABC telah menandatangani MOU dengan BRIN sejak Agustus 2024 lalu, sehingga pertemuan ini diharapkan dapat mempercepat implementasi kerja sama riset dan investasi.
Kolaborasi BRIN dengan Scripps/UC San Diego, Argonne Laboratory, University of Michigan, University of Iowa, The Ohio State University, University of North Dakota, UC Davis, Northwestern University, Arizona State University, NASA Johnson Space Center, serta industri teknologi seperti Amazon, Microsoft, Google, Apple, ARM Corp., Latitude Energy, dan Planet Labs Corp. menawarkan paket lengkap, dari penelitian dasar sampai komersialisasi.
Jika dikelola dengan baik, sinergi ini dapat mendorong hilirisasi, memperkuat ketahanan pangan dan energi, menciptakan lapangan kerja berteknologi tinggi, serta menempatkan Indonesia sebagai mitra inovasi penting di kawasan Indo-Pasifik.
BANTENLINE - Pertumbuhan infrastruktur dan pesatnya perkembangan kawasan hunian di Provinsi Banten seperti Tangerang Raya,…
BANTENLINE, JAKARTA - Kebutuhan pasokan listrik yang stabil di kawasan perkotaan terus meningkat seiring berkembangnya…
BANTENLINE, SAN FRANCISCO — Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah yang sangat luas membutuhkan kemampuan…
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Provinsi Banten menghadiri undangan Gubernur Banten dalam rangka Upacara…
BANTENLINE.COM PANDEGLANG - Perhelatan peringatan PHBN HUT RI ke-81 yang dikolaborasikan dengan peringatan Maulid Nabi…
BANTENLINE PANDEGLANG – Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Mandalawangi secara resmi dikukuhkan dan dilantik di…