BANTENLINE.COM KABUPATEN LEBAK – Sebagai wujud kepedulian terhadap penguatan kelembagaan keagamaan di tingkat desa, Kelompok 15 KKN Nusantara Desa Karangnunggal sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Tata Kelola Masjid bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cirinten. Acara yang sarat nilai edukasi dan hukum keagamaan ini berlangsung khidmat pada Rabu (12/8/2026)
bertempat di Masjid Al-Fatah Atturisin, Desa Karangnunggal.Kehadiran para mahasiswa dalam program pengabdian masyarakat ini membawa warna dan dinamika tersendiri. Kelompok 15 KKN Nusantara merupakan wujud kolaborasi inklusif yang dihuni oleh mahasiswa-mahasiswi pilihan dari berbagai universitas dan perguruan tinggi yang tersebar di berbagai pulau di Indonesia. Keberagaman latar belakang akademis dan budaya ini disatukan dalam satu semangat integritas untuk berbakti serta mengabdi kepada masyarakat Desa Karangnunggal.
Mengangkat tema utama “Optimalisasi Tata Kelola Masjid Melalui Sertifikasi Wakaf”‘, sosialisasi ini dirancang sebagai langkah strategis dalam mengedukasi masyarakat, tokoh agama, serta para pengurus masjid (*takmir*). Kegiatan ini menyoroti pentingnya ketertiban administrasi dan kepastian legalitas hukum atas aset-aset tempat ibadah. Hal tersebut dinilai sangat vital guna meminimalisir potensi konflik maupun sengketa lahan di kemudian hari, sekaligus mewujudkan tata kelola tempat ibadah yang mandiri, transparan, dan berkelanjutan.
Suasana sosialisasi berlangsung sangat interaktif dan antusias. Diskusi serta penyampaian materi dipandu secara komprehensif oleh dua narasumber berpengalaman dari KUA Kecamatan Cirinten, yaitu KH Cecep Kunaepi, S.Sos.I. dan K.M. Yusup Sodik, S.Pd.I. Dalam pemaparannya, kedua pemateri mengulas secara mendalam mengenai pentingnya sertifikasi wakaf sebagai perlindungan payung hukum tempat ibadah, alur dan mekanisme pengajuan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), hingga manajemen tata kelola administrasi keuangan dan sekretariat masjid modern.
Kegiatan ini mendapat respon luar biasa dan dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan dari tingkat kecamatan hingga tingkat tapak. Turut hadir mendampingi acara di antaranya Kepala Desa Karangnunggal, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cirinten, serta seluruh Ketua RT dan RW se-Desa Karangnunggal. Hadir mendampingi secara langsung dari jajaran panitia pelaksana, Mardian selaku Ketua KKN Nusantara Kelompok 15, serta Rohman selaku Ketua Pelaksana kegiatan, bersama para kiai, tokoh masyarakat, dan puluhan pengurus masjid setempat.
Dalam kesempatannya, Ketua Pelaksana Kegiatan, Rohman, menyampaikan paparan serta harapan resminya terkait penyelengaraan agenda ini. Ia menegaskan bahwa target utama dari program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan melahirkan perubahan dampak nyata dalam tataran tata kelola administrasi masjid di lapangan.
“Melalui sosialisasi ini, kami sangat berharap para pengurus masjid tidak hanya berfokus pada pemakmuran fungsi keagamaan dan kegiatan ibadah semata, tetapi juga tumbuh kesadaran kolektif yang kuat akan krusialnya sertifikasi wakaf dan kerapihan administrasi. Dengan legalitas hukum yang sah dan kuat, aset-aset milik umat akan terlindungi secara penuh dari ancaman sengketa di masa mendatang. Pada akhirnya, tata kelola masjid di Desa Karangnunggal akan menjadi jauh lebih optimal, akuntabel, transparan, dan aman,” tegas Rohman.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif, di mana para Ketua RT, RW, dan DKM masjid memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi langsung terkait kendala berkas dan prosedur pendaftaran tanah wakaf di wilayah mereka masing-masing.
Dukungan penuh dari pemerintah desa, MUI Kecamatan Cirinten, unsur RT/RW, serta sinergi multidimensi antara mahasiswa lintas perguruan tinggi, KUA, dan tokoh masyarakat ini diharapkan dapat menjadi pemantik gerakan berkelanjutan dalam mendorong penguatan kelembagaan tempat ibadah di wilayah pedesaan.
Melalui keberhasilan penyelenggaraan acara ini, KKN Nusantara Kelompok 15 Desa Karangnunggal membuktikan komitmen dan kontribusi nyatanya dalam mendampingi pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai keagamaan, perlindungan aset publik, serta pembangunan desa yang harmonis.
BANTENLINE, SERANG — Sekira 200 peserta dari wilayah Banten Barat mengikuti Kemah Bakti Bela Negara…
BANTENLINE, Tangerang Selatan – Bagi banyak orang tua, memilih sekolah internasional bukan hanya soal fasilitas…
BANTENLINE, WASHINGTON, D.C. — Indonesia dan Amerika Serikat merintis kerja sama riset dan inovasi di…
BANTENLINE.COM PANDEGLANG — Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Mandalawangi melaksanakan Orientasi Siaga Bencana Berbasis Masyarakat…
BANTENLINE, BEKASI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Muaythai asal Kabupaten Subang, Niskala Riksa…
BANTENLINE, YOGYAKARTA – Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menerima kunjungan studi tiru (benchmarking) dari Yayasan…