Serang Kota

PKC PMII Banten Serukan Evaluasi Total Kabinet Merah Putih, Kirim 1.000 Kader Ke Jakarta

Bantenline.com, Serang – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Banten menegaskan sikap kritis terhadap jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran dengan menyerukan Evaluasi Total Kabinet Merah Putih.

Sikap tersebut akan diwujudkan melalui aksi penyampaian aspirasi secara konstitusional yang akan digelar di Jakarta pada 21 Juni 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai, bersama PB PMII, PMII DKI Jakarta dan PMII Jawa Barat.

Ketua PKC PMII Banten, Wina Setiawati, menilai bahwa berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini membutuhkan langkah evaluasi menyeluruh terhadap arah kebijakan pemerintah.

“Negara tidak boleh dikelola dengan eksperimen yang mengorbankan rakyat. Ketika harga kebutuhan pokok masih menekan masyarakat, lapangan pekerjaan belum mampu menjawab kebutuhan generasi muda, dan sektor pendidikan belum menjadi prioritas utama, maka evaluasi total terhadap Kabinet Merah Putih bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” tegas Wina Saat dimintai keterangan melalui via WhatsApp (20/6).

Sebagai bentuk keseriusan sikap tersebut, PKC PMII Banten akan mengerahkan 1.000 kader untuk bergabung dalam aksi bersama PMII DKI Jakarta dan PMII Jawa Barat. Aksi ini, menurut Wina, merupakan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa dalam mengawal jalannya pemerintahan dan memastikan kebijakan negara tetap berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Seribu kader PMII Banten tidak datang untuk mencari panggung kekuasaan. Kami datang untuk memastikan suara rakyat tidak tenggelam oleh gemuruh kepentingan politik. Jika pemerintah lupa kepada rakyat, maka mahasiswa berkewajiban mengingatkan. Jika pemerintah menutup telinga, maka suara mahasiswa harus terdengar lebih keras,” lanjutnya.

Dalam aksi tersebut, PMII menyampaikan sejumlah tuntutan, yaitu:

1. Menegakkan amanat Undang-Undang Dasar Pasal 33 secara berdaulat.
2. Mengembalikan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
3. Memperkuat kemandirian ekonomi nasional.
4. Melakukan reshuffle dan efisiensi struktur kabinet berdasarkan kompetensi dan otoritas.
5. Mereset Badan Gizi Nasional (BGN), membubarkan KDMP, serta meningkatkan kesejahteraan guru.

PKC PMII Banten menegaskan bahwa aksi yang dilakukan merupakan bagian dari hak demokratis warga negara yang dijamin konstitusi dan akan dilaksanakan secara tertib, damai, serta bermartabat sebagai bentuk kontrol sosial mahasiswa terhadap pemerintah.

Redaksi

Recent Posts

Nay Sunda Harumkan Muaythai Jabar, Sabet 2 Emas di IMC 2026

BANTENLINE, BEKASI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Muaythai asal Kabupaten Subang, Niskala Riksa…

2 jam ago

Luwu Utara Siapkan Perguruan Tinggi Teknologi, ITNY Jadi Rujukan

BANTENLINE, YOGYAKARTA – Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menerima kunjungan studi tiru (benchmarking) dari Yayasan…

1 hari ago

Puji Kesiapan IMC 2026, PBMI Apresiasi Muaythai Kota Bekasi

BANTENLINE, BEKASI – Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) memberikan apresiasi kepada Pengurus Kota (Pengkot) Muaythai…

2 hari ago

DPD KNPI Provinsi Banten Pasang Badan Dukung Klarifikasi Wakil Gubernur Banten dan Ajak Masyarakat Bijak Menyikapi Informasi

Serang – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Banten menyatakan dukungan…

4 hari ago

Ketua Karang Taruna Sukarena Minta Dapur MBG Dipindahkan Sesuai Titik Koordinat

  SERANG – Ketua Karang Taruna Desa Sukarena, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Ahmad Muhajir, berharap…

6 hari ago

Rakernas VIII AMKI 2026 Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan Indonesia

BANTENLINE.COM, JAKARTA – Angkatan Muda Koperasi Indonesia (AMKI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VIII Tahun…

1 minggu ago