Tangerang Selatan

Gowes Konservasi, Intervensi Atas Polusi Udara Tangsel yang Semakin Mengkhawatirkan

BANTENLINE.COM//TANGERANG SELATAN – Komunitas Musicycle berkolaborasi dengan anak muda Parakan Timur Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar kegiatan Gowes Konservasi, Sabtu (8/11/2025).

Kegiatan ini adalah sebuah kegiatan perpaduan antara bersepeda, tinjauan kampung ramah lingkungan, pengenalan program Sekolah Hijau, menanam pohon dan bermusik.

“Pergerakan lingkungan hidup memang harus kolaboratif dan berkelanjutan. Kita berharap dengan kegiatan ini semakin banyak orang bersepeda untuk membirukan langit dan menanam pohon demi menghijaukan bumi,” kata Edy Kusno, salah satu inisiator acara dalam keterangan kepada wartawan.

Dengan bersepeda, sambung Edi, akan terjadi pengurangan emisi karbon yang merusak bumi. Sementara dengan menanam pohon, akan menambah jumlah oksigen yang beredar di muka bumi.

Kegiatan bersepeda dan menanam pohon menjadi relate dengan kondisi lingkungan saat ini. Di mana Tangsel menjadi salah satu daerah dengan kondisi pencemaran udara yang tinggi.

Kualitas udara Tangsel tercatat menjadi yang terburuk di Indonesia pagi ini, Senin (3/11/2025). Dari pantauan situs IQAir pukul 07.08 WIB, kualitas udara Tangsel masuk kategori tidak sehat dengan poin AQI 159.

Dalam kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.

Sementara itu, perwakilan dari anak muda Parakan Timur, Soleh Hafid menegaskan, ancaman pencemaran udara harus membuka anak mata agar lebih peduli lingkungan hidup. Tapi, untuk menggugah kesadaran, harus dengan celah yang disukai anak muda.

“Nah kita melakukan kampanye ini melalui pentas seni. Jadi setelah acara bersepeda dan menanam pohon, kita selipkan musik dari band-band di Tangsel. Semoga dengan upaya ini, kesadaran lingkungan hidup akan semakin tinggi. Buka cuma jargon tapi dengan aksi nyata di kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Gowes Konservasi sendiri dimulai dengan bersepeda dari Alun-alun Pamulang dan berakhir di Lapangan Serbaguna Parakan Timur, Tangsel.

Sesampainya di lokasi acara, peserta akan menanam pohon. Selepasnya, peserta akan dihibur dengan aksi panggung band-band pengisi acara.(***)

Tauhid Mahyudin

Recent Posts

BRIN Dorong Transformasi Teknologi Lewat Kerjasama Riset RI–AS

BANTENLINE, JAKARTA — Indonesia sedang mempercepat langkahnya menuju kemandirian pangan, energi, dan hilirisasi industri bernilai…

3 hari ago

Mau Tinggal Atau Pergi Dari Banten? Ini Tips Pindahan Rumah yang Efektif

BANTENLINE - Pertumbuhan infrastruktur dan pesatnya perkembangan kawasan hunian di Provinsi Banten seperti Tangerang Raya,…

4 hari ago

Genset Silent Jadi Solusi Kelistrikan Perkotaan, Kirloskar Tawarkan Performa Stabil untuk Berbagai Kebutuhan

BANTENLINE, JAKARTA - Kebutuhan pasokan listrik yang stabil di kawasan perkotaan terus meningkat seiring berkembangnya…

4 hari ago

Mata Indonesia dari Orbit: Satelit Mikro dan AI Mengawal Nusantara

BANTENLINE, SAN FRANCISCO — Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah yang sangat luas membutuhkan kemampuan…

1 minggu ago

Momentum HUT RI ke-81, DPW Partai Berkarya Banten Dukung Delapan Program Menuju Banten Maju

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Provinsi Banten menghadiri undangan Gubernur Banten dalam rangka Upacara…

2 minggu ago

Rangkaian Puncak PHBN Mandalawangi Sukses Gelar Peringatan Maulid Nabi dan Haul Akbar Pejuang & Ulama

BANTENLINE.COM PANDEGLANG - Perhelatan peringatan PHBN HUT RI ke-81 yang dikolaborasikan dengan peringatan Maulid Nabi…

2 minggu ago