Bantenline com, Tangerang – Program KNPI School yang digagas DPD KNPI Kabupaten Tangerang untuk pengentasan pemuda putus sekolah melalui sekolah gratis Paket B dan C bagi 1.000 pemuda/i se-Kabupaten Tangerang kini menuai sorotan. Pasalnya, DPK KNPI Rajeg disebut tidak mengirimkan satu pun data pemuda putus sekolah, meski DPD KNPI telah menginstruksikan seluruh DPK di bawah naungannya untuk berpartisipasi.
Program KNPI School ini dirancang untuk membantu pemuda/i yang tidak sempat menyelesaikan pendidikan formal agar mendapatkan ijazah setara SMP (Paket B) dan SMA (Paket C). Dukungan penuh dari berbagai kecamatan telah mengalir, kecuali dari DPK KNPI Rajeg. Situasi ini mengecewakan banyak pihak, terutama pemuda Rajeg yang merasa diabaikan, padahal kebutuhan akan ijazah Paket B dan C di kecamatan ini masih tinggi.
“Di Rajeg, banyak pemuda yang masih putus sekolah dan membutuhkan ijazah untuk memperbaiki masa depan mereka. Ironisnya, bahkan ada pengurus DPK KNPI Rajeg sendiri yang putus sekolah, tapi tidak ada langkah nyata untuk mendukung program ini,” ujar salah satu pemuda Rajeg yang enggan disebutkan namanya.
Kekecewaan ini memicu gelombang kritik dari komunitas pemuda Rajeg. Mereka menilai DPK KNPI Rajeg tidak menunjukkan kepedulian terhadap pemberdayaan pendidikan di wilayahnya. Beberapa kelompok pemuda bahkan menyerukan agar DPK KNPI Rajeg segera dicarterker (diberhentikan sementara kepengurusannya) karena dianggap lalai menjalankan amanat organisasi.
“DPK seharusnya menjadi garda terdepan dalam memajukan pendidikan dan kesejahteraan pemuda. Jika tidak peduli, lebih baik dilakukan carteker agar program organisasi tetap berjalan dan pemuda Rajeg tidak dirugikan,” tambah seorang aktivis muda Rajeg.
Program KNPI School sendiri digadang-gadang sebagai terobosan besar DPD KNPI Kabupaten Tangerang dalam menekan angka putus sekolah. Dengan tidak ikut sertanya DPK KNPI Rajeg, banyak pemuda khawatir kesempatan emas untuk melanjutkan pendidikan akan terlewatkan.
Gelombang desakan ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius DPD KNPI Kabupaten Tangerang untuk memastikan tidak ada kecamatan yang tertinggal dalam program pengentasan pemuda putus sekolah. Pemuda Rajeg kini menanti tindak tegas agar suara mereka didengar dan hak atas pendidikan yang layak dapat segera diwujudkan
BANTENLINE.COM, – Fauzan Fadel Muhammad menggelar acara Halal Bihalal Keluarga Besar KADIN Provinsi Gorontalo yang…
BANTENLINE.COM, – Dalam upaya memperkuat ekosistem bisnis di Provinsi Gorontalo, Fauzan Fadel Muhammad, salah satu…
BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kecamatan Mandalawangi menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan…
BANTENLINE.COM, JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, BRI Branch Office…
BANTENLINE, JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah menjatuhkan putusan terhadap terdakwa Armando Herdian dalam…
Serang, 8 April 2026 – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…