Opini

Manfaatkan Media Bahan Loose Part Sebagai Bahan Pembelajaran TK di Masa Pandemi Covid-19

Pembelajaran merupakan salah satu instrumen penting yang berperan dalam mencerdaskan generasi bangsa. Sebagai sistem yang penting dalam pendidikan, pembelajaran di sekolah diselenggarakan sebagai ruang untuk berinteraksi dan membangun hubungan antara pendidik dan siswa dalam mengembangkan seluruh aspek baik itu aspek moral, kognitif, fisik motorik, bahasa, sosialemosianal dan seni.

pembelajaran di Indonesia sempat terganggu oleh wabah Covid-19 yang memberikan dampak antara lain: 1) sayangnya dialihkan ke rumah melalui proses pembelajaran yang berani; 2) terjadi transformasi media pembelajaran berbasis teknologi melalui penggunaan Whatsapp Group, Zoom, Google Classroom, Youtube, dan saluran TV (TVRI); 3) metode penyesuaian pembelajaran; 4) menyesuaikan evaluasi pembelajaran untuk mengikuti standar kenaikan kelas dan kelulusan; dan Masa Pandemi COVID-19 memberikan tantangan besar bagi guru, tidak hanya tantangan bagi guru di sekolah, tetapi juga bagi guru di rumah yaitu orang tua. Ini adalah saat dimana guru di sekolah dan orang tua di rumah dituntut untuk bekerja sama dalam arti yang sebenarnya. Ini karena kegiatan sekolah “dialihkan” ke dalam situasi pembelajaran jarak jauh: guru di sekolah, anak-anak di rumah.
pembelajaran yang dilakukan dari rumah berpatokan pada Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020. Rangkaian pembelajaran yang dilakukan merupakan proses formal yang harus diikuti oleh peserta didik.


Seperti pembelajaran yang dilakukan di TK Bina Insani Warunggunung Lebak, pembelajaran dilakukan secara online di rumah dan dipandu oleh guru melalui video, grup whatsapp, terkadang dengan Google meeting. Konsep belajar yang sesuai dengan situasi di masa pandemi adalah belajar sambil bermain dan harus menjaga jarak dari teman dan keramaian banyak orang, sehingga anak-anak harus belajar dan juga tidak lepas dari yang namanya bermain, dan dalam satu minggu ada 3 hari TK Bina Insani mengadakan pertemuan tatap muka. bergiliran dan batas waktunya 1 jam 30 menit, untuk mendorong anak dan orang tua agar tidak merasa bosan, maka dengan tetap menjaga protokol kesehatan, saat anak bertatap muka, siswa TK Bina Insani memiliki aturan yaitu saat anak bermain di kelas. Setiap anak memiliki permainan mereka sendiri dan tidak ditransfer ke teman lain. Karena seperti itulah banyak permainan yang dibutuhkan, maka pihak TK Bina Insani mengembangkan permainan yaitu menggunakan bahan alam atau loose parts.


Loose parts adalah benda-benda yang mudah kita temukan di lingkungan kita, seperti ranting, kerang, kemasan plastik bekas, botol plastik, kardus bekas, logam, kain dan lain-lain. Bahan-bahan tersebut dapat diperoleh oleh guru dan orang tua dari mana saja tanpa biaya.

Adapun loose Parts adalah bahan yang mudah dipindahkan, dibawa, digabungkan, didesain ulang, dipisahkan, dan disatukan kembali dalam berbagai cara
Loose Parts juga akan menciptakan kemungkinan kreatif baru yang tidak terbatas dalam kegiatan belajar dan mengundang kreativitas anak-anak. Dalam menggunakan loose parts di Media pembelajaran merupakan media bahan ajar yang tidak ada habisnya kegunaannya dalam pembelajaran anak. Media loose parts merupakan bahan yang mudah dipindahkan keseluruh ruangan. Media loose part ini akan memberikan kesempatan kepada anak untuk dapat membuat kreasi tanda dengan menggunakan media. Hal ini akan meningkatkan berbagai keterampilan yang dimiliki anak yaitu kreativitas, konsentrasi, koordinasi tangan, perkembangan motorik halus, perkembangan motorik kasar, penguasaan bahasa dan kosa kata, berpikir matematis, berpikir ilmiah, perkembangan emosional, dan sosial anak.
Contoh bahannya seperti barang bekas yang sudah dibersihkan, contohnya ; tutup botol, inner roll tisu toilet, batu-batuan, sendok plastik, biji-bijian,kancing baju dan lain-lain.


Pelajaran diberikan sesuai dengan rencana dan rencana pelajaran mingguan pembelajaran sehari-hari walaupun waktunya harus dikurangi, pada saat jam mulai pembelajaran semua materi harus sesuai dengan yang sudah guru siapkan yaitu;


a) Pembukaan, salam, berdoa sebelum belajar, bertanya, melakukan absensi siswa.
b) Pembahasan materi; memberikan penjelasan tema, mengajarkan lagu sesuai tema, mengerjakan kreativitas sesuai tema pembelajaran yaitu dengan media game loose parts
c) Pemberian tugas sambil belajar di rumah pada minggu berikutnya, dan anak diajarkan untuk selalu melakukan pembelajaran kreatif di rumah dengan bahan yang ada di rumah atau bahan bekas.

Penulis : Maelani

Agung Herdiansyah

Recent Posts

Pimpinan Daerah Gorontalo Bersatu, Dukung Fauzan Fadel Muhammad Memperkuat Peran KADIN dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

BANTENLINE.COM, – Fauzan Fadel Muhammad menggelar acara Halal Bihalal Keluarga Besar KADIN Provinsi Gorontalo yang…

10 jam ago

Fauzan Fadel Muhammad Sowan ke Gubernur Gusnar, Perkuat Iklim Usaha di Gorontalo

BANTENLINE.COM, – Dalam upaya memperkuat ekosistem bisnis di Provinsi Gorontalo, Fauzan Fadel Muhammad, salah satu…

1 hari ago

PPI Kecamatan Mandalawangi Gelar Diklatsar I, diikuti Ratusan Pelajar berbakat

BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kecamatan Mandalawangi menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan…

5 hari ago

BRI BO Gatot Subroto Salurkan Jumat Berkah ke Panti Asuhan Yatim & Dhuafa Mizan Amanah

BANTENLINE.COM, JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, BRI Branch Office…

5 hari ago

Sengketa Lahan Kampung Dukuh, Majelis Hakim Vonis Bebas Ahli Waris

BANTENLINE, JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah menjatuhkan putusan terhadap terdakwa Armando Herdian dalam…

1 minggu ago

KNPI Banten Gandeng Dinsos Perkuat Sinergi, Menuju MUSDA 2026

Serang, 8 April 2026 – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…

1 minggu ago