Opini

Peran Orang tua dalam Perkembangan Sosial Anak Usia Dini pada Masa Pandemi Covid-19

Pandeglang, 12 Juni 2022

Indonesia dan seluruh dunia sedang diresahkan dan ditakuti oleh virus covid-19 virus ini diberi nama covid-19 karena pada akhir tahun 2019 awal terpaparnya warga cina oleh virus ini karena menyantap hewan kalelawar yang menimbulkan virus berbahaya dan menyebar dengan sangat cepat di kota cina dan sampai ke seluruh dunia. Virus yang di beri nama covid19 atau yang di singkat dengan sebutan corona di nyatan bahwa virus ini sangat mematikan dan berbahaya saat ini semua dokter di dunia telah menyatakan bahwa virus ini dapat menyebar dengan melalui udara dan bersentuhan satu sama lain, karena virus yang di anggap mematikan ini sudah menyebar ke seluruh pelosok dunia seperti perkotaan maupun perdesaan. Virus ini tidak memandang bulu untuk di hinggapinya seperti orang tua maupun anak-anak dan belita akan bisa di serang oleh virus corona ini.


Dengan demikian seluruh pejabat negara atau petinggi negara yang memimpin menganbil keputusan untuk seluruh warga di anjurkan untuk berdiam di rumah tidak di bolehkan keluar apabila tidak dalam kondisi yang sangat penting. Pada keputusan yang di ambil untuk berdiam di rumah tampa di perbolehkan untuk keluar rumah berdamapak terhadap sekolah-sekolah atau universiatas seluruh dunia seketika tutup sementara sampai virus benar-benar hilang, saat semua sekolah di tutup anak-anak tidak bias bertemu secara langsung bersama guru dan teman di sekolah dan semua kegiatan di habiskan di rumah bersama keluarga. Anak sering bertemu dengan keluarga dan bersosialisasi dengan keluarga dengan demikian perkembangan sosial anak untuk saat ini cuma sebatas dengan keluarga karena tidak di perbolehkan untuk keluar rumah. Di ketahui bahwa aranah pencapaian anak itu meliputi ranah kognitif, bahasa, fisik motorik, moral agama, dan sosial.


Perkembangan sosial anak memiliki peran penting untuk bersosialisasi dengan luar lingkup keluarganya dengan adanya perkembangan sosial anak mampu menyesuaikan diri dengan hal yang baru dan tidak merasa minder saat berada di lingkungan yang ramai. perkembangan sosial yaitu adalah keahlian individu untuk melakukan adaptasi di lingkungannya. seperti keluarga dan orang baru.
Pendapat yang di kemukakan oleh (Susanto, 2011:24) kecerdasan sosial yaitu skill individu untuk melakukan interaksi timbal balik terhadap lingkungan sekitarnya. Perkembangan sosial anak merupakan kemampuan dalam usaha penyesuaian untuk masuk sebagai orang asing dan diterima baik oleh orang banyak, sehingga pembauran antar masyarakat mengasyikkan. Mayar, Farida (2013). Pertumbuhan sosial iatu kepandaian memberi stimulus terhadap dunia luar sehingga diri direspon baik dengan penuh keantusiasan di tempat kita berada.
Beberapa hal yang dapat mendorong kecerdasan sosial anak diantaranya dirinya sendiri dan keluarga beserta lingkungan yang berperan dari luar dirinya. Susanto,(2017:28) mengatakan bahwa keturunan, kasta hidup, knowledge memberi dampak terhadap kecersdasan sosial. Menurut (Yusuf, 2007:125-126) Pertumbuhan sosial anak di pengaruhi pada lingkungan anak berada apabila lingkungan nya banyak memberikan posittif anak akan mendapatkan perkembangan sosial yang positif dan sebaliknya dengan lingkungan yang di dapat anak negativ anak akan mendapatkan perkembangan yang negatif.


Perkembangan sosial anak yang pertama kali yaitu dengan keluarga karena keluarga adalah orang yang selalu ada di dekat anak selain keluarga lingkungan dan teman sebaya juga merupakan peran yang penting untuk pengembangan sosial anak dengan adanya bersosialisasi dengan oarng lain dapat membantu anak mengembangkan sosial yang ada pada dirinya. Ketika anak mampu menunjukan sosial yang baik pada lingkungan dan berusaha memahami lingkungan anak akan merasa bahwa dia mampu untuk berada di luar lingkungan keluarganya dengan demikian anak akan menjadi dirinya sendiri tampa ada tekanan dari orang lain untuk perkembangan sosialnya. Untuk mencapai perkembangan sosial anak di lingkungan peran orang tua untuk mengenalkan terhadap anak sangat penting di ruang lingkup masyarakat, oleh sebab itu orang tua berperan penting untuk perkembangan anak. Kecerdasan sosial bagi anak ada berberapa faktor yang mendukung yaitu:

  1. Family. Kokoh atau tidaknya kecakapan sosial anak tersebut tergantung pada keluarga, apabila ia mendaptkan tauladan yang tepat maka ia dapat mencapai semua ranah perkembangan aud salah satunya social intelligent (Susanto, Ahmad. 2017)
  2. Pemantapan relasi. Relasi yang bagus yaitu relasi yang bisa menyatukan berbagai perbedaan yang ada, sehingga dengan adanya perbedaan itu tercipta timbal balik yang berkualitas.
  3. Kasta. Kesenjangan kasta kerap sekali terjadi di kehidupan kita, baik antar kasta tinggi maupun antar kasta rendah. Dengan munculnya kesenjangan ini maka anak menjadi pribadi yang tidak berkarakter untuk masanya yang akan datang. Individu yang terlahir dari kasta tinggi akan merasa paling sempurna dan tidak menutup kemungkinan akan membully kasta rendah.
  4. Knowledge. Unsur terpenting ini tidak bisa disia-siakan begitu saja. Tanpa adanya knowledge maka individu tidak akan dapat bergerak sejauh apa yang ia inginkan untuk melakukan kemajuan dalam hidupnya
  5. Psikis. Identic dengan rasa yang ada pada dalam diri anak. Disini anak menjadi sangat sensitiv terhadap sesuatu yang akan merusak psikisnya. Dari psikis ini kita harus mampu menunjukkan critical thingking agar saat persoalan menghadang anak bisa ia menanggulanginya dengan tepat.
    Orang tua merupakan tempat anak bersosialisasi pertama kalinya karena anak berinteraksi semenjak dari kecil terlebih dahulu dengan ayah serta bundanya. Lingkungan yang di berikan kepada anak positif akan memberikan dampak yang positif kepada anak dan sebaliknya jika lingkungan yang negativ yang di berikan terhadap anak akan menghasilkan negativ kepada anak, karena Faktor yang paling utama adalah keluarga dalam perkembangan anak. Pada saat pandemi yang melanda dunia seperti sekarang memberi waktu yang banyak untuk orang tua dan anak di rumah untuk mengembangkan seluruh aspek yang dimiliki anak terutama bersosialisasi dengan keluarga. orang tua adalah penolong pertumbuhan perkembangan osial pada saat pandemi karena orang tua dan keluarga yang selalu berinteraksi dengan anak, ketika anak selalu di ajak untuk bersosialisasi tampa di sadari akan membuat anak terbiasa dalam bersosialisasai dan akan memudahkan untuk penyesuaian nya dengan lingkungan baru.

Penulis : Nurkamilah Hasanah

Agung Herdiansyah

Recent Posts

How to Budget for a Long-Term Villa Rental Bali: Fixed vs Variable Costs

Imagine your long-term tenant has just moved in. The first week feels smooth, then the…

3 jam ago

Ibu-ibu bahagia Sufmi Dasco Peduli Pekerja Rumah Tangga se-Indonesia, Ketum DPP.PMN Apresiasi UU PPRT SAH.

Jakarta, 20 April 2026 Dewan Pengurus Pusat Persatuan Moderat Nasional (DPP PMN) menyampaikan apresiasi kepada…

13 jam ago

Bekali Murid Terjun ke Masyarakat, MAS Plus Darul Huda Cikoneng Gelar P2B Selama 10 Hari

BANTENLINE.COM ​PANDEGLANG – Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Plus Darul Huda Cikoneng kembali melaksanakan salah satu…

16 jam ago

Pimpinan Daerah Gorontalo Bersatu, Dukung Fauzan Fadel Muhammad Memperkuat Peran KADIN dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

BANTENLINE.COM, – Fauzan Fadel Muhammad menggelar acara Halal Bihalal Keluarga Besar KADIN Provinsi Gorontalo yang…

3 hari ago

Fauzan Fadel Muhammad Sowan ke Gubernur Gusnar, Perkuat Iklim Usaha di Gorontalo

BANTENLINE.COM, – Dalam upaya memperkuat ekosistem bisnis di Provinsi Gorontalo, Fauzan Fadel Muhammad, salah satu…

4 hari ago

PPI Kecamatan Mandalawangi Gelar Diklatsar I, diikuti Ratusan Pelajar berbakat

BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kecamatan Mandalawangi menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan…

1 minggu ago